Kate Winslet Buka Suara Perundungan di Hollywood, Kritik Bentuk Tubuhnya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kate Winslet berpose dengan penghargaan Aktris Pembantu Terbaik dalam ajang British Academy of Film and Television Arts (BAFTA) di London, 14 Februari 2016. Kate meraih penghargaan atas perannya di film Steve Jobs. REUTERS/Toby Melville

    Kate Winslet berpose dengan penghargaan Aktris Pembantu Terbaik dalam ajang British Academy of Film and Television Arts (BAFTA) di London, 14 Februari 2016. Kate meraih penghargaan atas perannya di film Steve Jobs. REUTERS/Toby Melville

    TEMPO.CO, Jakarta - Kate Winslet memiliki karir akting yang cukup lama di Hollywood. Dia pemenang Golden Globe empat kali, pemenang Oscar, dan pemenang penghargaan SAG, dan dia menerima pujian berkali-kali untuk kebanyakan film yang dia bintangi, termasuk The Reader, Sense and Sensibility, The Holiday , dan tentu saja, film yang melambungkannya ke daftar urutan pertama Hollywood, Titanic.

    Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada 22 Februari, Winslet membuka tentang perlakuan yang dia terima dari Hollywood, media, jurnalis, dan banyak lagi setelah peran utamanya Titanic, dan sebagian besar berkaitan dengan kritik terhadap tubuhnya.

    "Iya. Di usia 20-an, orang akan sering membicarakan berat badan saya," kenang Winslet seperti dilansir dari laman Your Tango. “Dan saya akan dipanggil untuk mengomentari diri fisik saya. Nah, kemudian saya mendapat label ini sebagai pemberani dan blak-blakan. Tidak, saya hanya membela diri."

    Dia mengingat bagaimana media mengomentari bentuk tubuhnya. “Dan sungguh menggelikan betapa mengejutkan, betapa kritisnya, betapa kejamnya jurnalis tabloid bagi saya. Aku masih mencari tahu siapa sebenarnya aku!" ujarnya. "Mereka akan mengomentari ukuran saya, mereka memperkirakan berat saya, mereka akan mencetak diet yang seharusnya saya lakukan."

    Meskipun Winslet mengalami perundungan dari media selama sebagian besar masa remajanya dan awal 20-an, aktris Amon ini mengakui bahwa dia "tersentuh" oleh pertumbuhan industri dan standar yang berubah. “Itu kritis dan mengerikan dan sangat menjengkelkan untuk dibaca. Tapi itu juga membuatku merasa begitu… sangat terharu. Betapa berbedanya sekarang," ujarnya.

    Wawancara Winslet juga merujuk pernyataan di belakang panggungnya kepada pers setelah kemenangannya di BAFTA 2016 untuk perannya dalam film, Steve Jobs, di mana dia membuka tentang orang-orang di masa lalunya yang mengatakan kepadanya bahwa dia harus puas dengan bagian gadis gemuk.

    “Ketika saya masih muda, ketika saya baru berusia 14 tahun, saya diberitahu oleh seorang guru drama bahwa saya mungkin akan baik-baik saja jika saya senang menerima bagian gadis gemuk. Lihat aku Sekarang! Lihat aku Sekarang," ujarnya. “Jadi yang ingin saya katakan pada saat-saat itu adalah, kepada remaja putri mana pun yang pernah direndahkan oleh guru atau teman atau bahkan orang tua, jangan dengarkan semua itu."

    Winslet menambahkan ketika ia direndahkan dia memilih untuk tidak mendengarkan omongan tersebut. Dia memilih terus maju dan tetap percaya pada diri sendri untuk dapat mengatasi ketakutan dan rasa insecure. 

    Baca juga: Pesan Kate Winslet dan Para Bintang Contagion untuk Cegah Corona

    Komentar jujur Kate Winslet tentang media dan perlakuan malang yang dialaminya selama tahun-tahun awalnya di Hollywood adalah pengingat bahwa meskipun industri telah membuat langkah-langkah kecil ke arah yang benar dalam hal inklusivitas, jalan masih panjang. Wawancaranya juga menyoroti fakta bahwa industri perlu berhenti berfokus pada yang terlihat jelas - penampilan seorang wanita - dan mulai berfokus pada bakat mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.