Mandy Moore Iri pada Ibu yang Bisa Melahirkan Normal di Rumah

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mandy Moore. Instagram.com/@mandymooremm

    Mandy Moore. Instagram.com/@mandymooremm

    TEMPO.CO, Jakarta - Mandy Moore tengah menantikan kelahiran anak pertamanya dengan suaminya, Taylor Goldsmith. Sayangnya, aktris dan penyanyi 36 tahun itu tak dapat mewujudkan impiannya untuk melahirkan secara natural di rumah. 

    "Kami sangat sengaja dan bersemangat untuk kemungkinan melahirkan di rumah. Saya mengatakan, 'Taylor, saya ingin kamu membuat daftar playlist, tetapi saya juga ingin kamu memainkan gitar juga, siap bermain,'" kata dia dalam podcast baru Informed Pregnancy Podcast dengan host dokter Elliot Berlin yang dikutip People, Senin, 22 Februari 2021.  

    Moore mengatakan mereka menemukan doula (pendamping persalinan) dan bidan yang luar biasa untuk membantu mereka. Tim ini mengikuti perjalanan perjalanan kehamilan Moore sejak awal. 

    Penyanyi itu juga menjelaskan bahwa dia tidak tahu apa-apa tentang melahirkan di rumah sebelum menonton film dokumenter 2008 "The Business of Being Born". "Saya sama sekali tidak menentang pengobatan Barat, tetapi saya benar-benar ingin mempertimbangkan pendekatan yang lebih holistik, mungkin yang pertama dan terpenting," katanya.

    Tetapi karena masalah kesehatan yang berkaitan dengan penurunan trombositnya, yang dia ungkapkan di Instagram awal bulan ini, dia sekarang harus melupakan persalinan di rumah.

    "Trombosit saya turun selama kehamilan dan itu adalah sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sampai saya mendapatkannya. Di awal hingga pertengahan trimester ketiga, trombosit saya turun cukup drastis dan sampai di bawah ambang batas yang memungkinkan saya untuk melahirkan di rumah," ujar dia.

    Baca juga: Mandy Moore Sempat Tak Menduga Bisa Hamil Usai Diduga Endometriosis

    Penurunan jumlah trombosit selama kehamilan adalah normal. Namun, jika turun di bawah kisaran normal, ini dikenal sebagai kondisi yang disebut trombositopenia kehamilan. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, kondisi ini umum terjadi dan terjadi antara 7 dan 10 persen kehamilan saat melahirkan.

    Moore menyadari bahwa dia tidak bisa melahirkan di rumah untuk sementara waktu membuatnya iri pada ibu lain yang bisa.

    "Sayangnya rencana saya harus berubah. Awalnya saya berpikir, 'Saya mengerti, tentu saja. Saya fleksibel, saya akan melakukan apa pun untuk bayi ini,' dan itulah yang masih saya rasakan. Proses berduka tentang rencana saya tidak berjalan seperti yang saya harapkan sebenarnya, saya merasakan reaksi tertunda semacam ini," katanya. 

    Dia mengatakan merasakan iri yang aneh pada orang yang merencanakan melahirkan di rumah. 

    "Saya tahu kedengarannya konyol, tapi saya berpikir, 'Ya ampun, saya bahagia untuk mereka, tapi saya juga agak sedih karena saya tidak mendapatkan pengalaman yang saya harapkan.'"

    Moore mengatakan rencana persalinan mereka saat ini adalah melahirkan di rumah, tapi pada titik tertentu dalam persalinan aktif akan pergi ke rumah sakit untuk melahirkan dengan bidan di rumah sakit.

    "Saya merasa pada akhirnya mendapatkan yang terbaik dari kedua dunia. Sangat bersyukur masih ada bidan sampai saya melahirkan," kata Mandy Moore.  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.