5 Perawatan Alami untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bekas jerawat. Pixabay.com

    Ilustrasi bekas jerawat. Pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jerawat adalah masalah kulit paling umum dialami setiap orang. Banyak yang mengalami jerawat kemudian harus berjuang lagi menghilangkan bekas jerawat

    Bekas jerawat sebenarnya adalah bagian dari proses penyembuhan, menurut American Academy of Dermatology (AAD). Setelah jerawat dibersihkan, kulit mencoba memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh noda tersebut. Dengan memproduksi kolagen, ini menyembuhkan kulit. Kolagen terlalu sedikit, dan Anda meninggalkan bekas luka cekung. Terlalu banyak, dan Anda akan memiliki bekas luka yang terangkat.

    Sementara AAD menyarankan hal-hal seperti pembedahan dan pelapisan ulang laser, Anda mungkin juga menemukan kelegaan melalui pilihan perawatan alami yang kurang invasif ini, seperti dilansir dari laman Healthline.

    Perawatan alami untuk menghilangkan bekas jerawat

    1. Minyak Habbatussauda

    ADVERTISEMENT

    Juga dikenal sebagai Nigella sativa, minyak jintan hitam berasal dari Eropa Timur, Asia Barat, dan Timur Tengah. Ini adalah tanaman obat yang relatif umum, dan minyaknya dapat ditemukan secara online. Selain memiliki sifat antibakteri dan anti virus, minyak ini juga bersifat anti inflamasi. Tetapi mengurangi peradangan bukanlah satu-satunya cara untuk membantu mengurangi bekas luka. Penelitian telah menemukan bahwa itu mampu mempercepat serta meningkatkan penyembuhan luka. Itu juga dapat meratakan pigmentasi atau bahkan mencegah jerawat sama sekali.

    2. Minyak Biji Rosehip

    Dipasarkan sebagian besar sebagai solusi untuk penuaan, minyak biji rosehip tersedia secara luas dan aman diaplikasikan langsung ke kulit. Satu penelitian juga menunjukkan bahwa itu dapat digunakan untuk mengobati bekas luka. Meskipun penelitian ini khusus untuk bekas luka bedah, minyak ini bisa juga bermanfaat dalam mengurangi bekas jerawat. Para peneliti menemukan bahwa menerapkannya dua kali sehari mengurangi munculnya bekas luka dan perubahan warna.

    3. Madu

    Anda bahkan tidak perlu pergi ke toko obat untuk pengobatan bekas jerawat potensial ini. Madu digunakan untuk berbagai tujuan pengobatan, termasuk luka bakar, luka, dan herpes. Dan penelitian menunjukkan Sumber Terpercaya bahwa itu dapat mempercepat penyembuhan luka, mengurangi potensi jaringan parut. Para peneliti menemukan bahwa mengoleskan madu secara langsung dapat membantu membersihkan luka dan membersihkan luka karena sifat antibakterinya. Itu juga mampu melawan infeksi yang bisa menyebabkan lebih banyak jerawat muncul.

    4. Lidah Buaya

    Seperti madu, lidah buaya adalah obat rumahan yang umum. Dalam kasus jerawat, cara kerjanya sama untuk membantu proses penyembuhan. Menurut sebuah penelitian di Annals of Plastic SurgeryTrusted Source, mengoleskan lidah buaya langsung ke luka mengurangi peradangan dan ukuran jaringan parut. Anda dapat menemukan gel dan produk lidah buaya di toko obat, tetapi Anda juga dapat menanamnya sendiri. Potong daunnya dan oleskan gel lengket langsung ke kulit.

    Baca juga: Khasiat Madu Manuka untuk Perawatan Kulit, Mengobati Peradangan dan Jerawat

    5. Jus Lemon

    Tidak ada penelitian signifikan di luar sana yang membuktikan bahwa jus lemon efektif menghilangkan bekas jerawat Anda. Namun, bukti anekdot cukup banyak. Banyak yang mengatakan bahwa mereka telah menemukan kesuksesan besar dalam mengoleskan jus lemon ke bekas jerawat. Para pendukung mengatakan itu membantu mengurangi perubahan warna dan meratakan warna kulit Anda. Karena jus lemon sangat asam, oleskan beberapa tetes saja langsung ke bekas luka.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.