5 Gaya Rambut yang Tanpa Disadari Bikin Rambut Rusak

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita dengan gaya rambut sanggul atau bun atas. Freepik.com/Nakaridore

    Ilustrasi wanita dengan gaya rambut sanggul atau bun atas. Freepik.com/Nakaridore

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda mungkin sangat menyadari bahwa hal-hal seperti mewarnai rambut secara terus-menerus, terlalu bersemangat menyisir dan penggunaan alat panas yang berulang-ulang dapat berdampak serius pada rambut Anda. Tapi ada beberapa penyebab lain, yang sedikit lebih licik, yang menyebabkan kerusakan rambut Anda.

    Tanpa disadari penyebab rambut rusak bisa berasal dari gaya rambut yang mungkin Anda terapkan sehari-hari. Seperti dilansir dari laman Real Simple, para ahli menjelaskan mengapa lima gaya berbeda berpotensi menimbulkan masalah, dan apa yang dapat Anda lakukan untuk meminimalkan kerusakan rambut berikut ini.

    Gaya rambut yang berpotensi menimbulkan masalah rambut

    1. Kuncir ekor kuda

    Semua penata gaya setuju bahwa gaya rambut ekor kuda bisa dibilang gaya yang paling bermasalah. Hal ini terutama berlaku jika Anda terus-menerus mengikat rambut di tempat yang sama di kepala Anda, yang menyebabkan ketegangan teratur dan menarik bagian rambut yang sama. Gaya rambut kuncir kuda tinggi adalah yang terburuk, karena menimbulkan ketegangan pada helai rambut halus di sekitar garis rambut, jelas penata dan pemilik salon Tracy Ftacek, pendiri dan CEO aplikasi Pretty Convenient.

    ADVERTISEMENT

    Penata rambut Michelle Pasteski Messen mengatakan masalah lainnya adalah kain pengikat yang digunakan juga menyebabkan banyak gesekan, dan dengan penggunaan berulang dapat menyebabkan rambut kusut dan patah. Terutama jika Anda memiliki rambut yang terlalu rapuh dan rentan, pertimbangkan untuk mengubah tempat Anda meletakkan kuda poni setiap hari, dan beralih ke tali elastis yang halus dan bebas sobekan.

    2. Sanggul atas atau bun

    Ini adalah gaya sehari-hari yang mudah bagi sebagian besar dari kita, tetapi gaya rambut ini bisa berpengaruh pada rambut Anda. Mirip dengan kuncir kuda tinggi, masalahnya di sini adalah bahwa rambut ditarik sangat kencang di bagian mahkota yang sama dari rambut, menyebabkan stres dan kerusakan, jelas Messen. Idealnya, turunkan agar tidak tepat di atas kepala Anda dan menarik terlalu banyak, dan / atau jaga agar tetap longgar. Buat sanggul itu sendiri tidak sekencang, kencangkan dengan ikat rambut lembut atau beberapa jepit daripada ikat rambut yang terlalu kencang, saran Messen.

    3. Kepang Terlalu Ketat

    Secara teoritis, kepang adalah gaya pelindung yang bagus untuk rambut etnik atau bertekstur alami, tetapi jika dilakukan dengan tidak benar, akan menghasilkan efek sebaliknya. “Kepang yang terlalu ketat bisa menyebabkan kerusakan besar pada rambut dan kulit kepala Anda. Kepang Anda tidak akan sakit setelah dipasang. Jika Anda tidak bisa tidur nyenyak karena kulit kepala Anda terlalu sakit, itu pertanda buruk," kata stylist Brittany Johnson, manajer konten senior Mayvenn.

    Dia menyarankan untuk meninggalkan sedikit rambut di sekitar tepinya dan memastikannya tidak dikepang terlalu kencang; Ftacek menambahkan bahwa mengenakan topi tidur sutra juga merupakan ide yang baik, karena dapat membantu mencegah kerusakan akibat gesekan yang terjadi dalam semalam saat kepangan bergesekan dengan bantal.

    4. Ekstensi

    Tidak peduli apakah itu diikat dengan tangan, dijahit, atau direkatkan, ekstensi yang tidak dipasang dengan benar menciptakan ketegangan pada banyak titik di kepala, kata Ftacek. Anda bahkan bisa berakhir dengan traksi alopecia, banyak titik botak kecil di sepanjang kulit kepala, dia memperingatkan. Jika itu adalah ekstensi yang Anda rencanakan untuk dipakai selama lebih dari beberapa jam, pastikan Anda menemui profesional untuk pemasanganya. Dan rawat rambut Anda dengan ekstra lembut juga. Meminimalkan seberapa sering Anda menangani ekstensi dapat membantu; misalnya, Ftacek merekomendasikan untuk membatasi mencuci hanya sekali atau dua kali seminggu dan mengandalkan sampo kering di antaranya.

    Baca juga: Rutinitas Perawatan Rambut Gal Gadot, Tak Suka Pakai Pengering Rambut

    5. Menata Rambut Basah

    Selain gaya rambut itu sendiri, menciptakan jenis gaya apa pun saat rambut Anda basah memicu kerusakan. Anda mungkin mencoba meminimalkan berapa banyak waktu yang Anda habiskan dengan alat panas Anda, karena ya, itu juga bermasalah, tetapi menangani rambut super basah bukanlah cara yang tepat.

    Rambut berada dalam kondisi paling lemah saat basah; itu jauh lebih tidak elastis dan lebih mungkin untuk patah dan rontok. “Secara konsisten menyanggul rambut Anda menjadi sanggul atau kuncir kuda yang lembap akan memberi tekanan pada dudukan Anda saat berada dalam kondisi rapuh ini,” kata Johnson. Coba keringkan rambut Anda dengan handuk mikrofiber, dan biarkan mengering dengan sendirinya sebelum Anda menatanya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?