6 Makanan yang Bisa Merusak Kesehatan Hati, Ada Kentang Goreng dan Roti Putih

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kentang goreng (Pixabay.com)

    Ilustrasi kentang goreng (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebanyakan orang takut jika pola makannya membuat berat badan bertambah. Padahal ada dampak buruk makanan tak sehat yang juga bahaya karena bisa merusak kesehatan organ tubuh, termasuk hati.

    Hati atau lever merupakan organ yang bekerja paling keras. Fungsinya adalah mencerna makanan, membersihkan tubuh dari racun, dan menyimpan cadangan energi. Organ ini bisa melemah, bahkan tidak berfungsi. Penurunan atau kerusakan hati bisa disebabkan oleh berbagai hal, dari virus hingga pola makan.

    Salah satu hal yang menyebabkan kerusakan hati adalah konsumsi alkohol berlebihan. Selain itu, ada enam makanan dan minuman lainnya yang bisa merusak kesehatan hati, menurut eatthis.com.

    Berikut makanan dan minuman yang bisa merusak kesehatan hati.

    1. Minuman Manis
    Alkohol bukan satu-satunya minuman yang dapat merusak kesehatan hati. Menurut dokter Ian Braithwaite, salah satu pendiri Habitual, minuman manis juga dapat memengaruhi kesehatan hati.

    ADVERTISEMENT

    "Dalam dosis rendah, fruktosa ditangani oleh usus kecil, namun dalam dosis tinggi penelitian terbaru menunjukkan hal itu menyebabkan toksisitas hati. Makanan yang memberikan dosis fruktosa tertinggi adalah yang mengandung gula yang sangat halus, [seperti] soda,” kata Braithwaite.

    2. Saus dengan gula tersembunyi
    Banyak makanan atau bumbu yang mengandung gula tersembunyi, seperti bumbu atau saus dalam kemasan.

    "Seringkali sumber fruktosa yang lebih berbahaya adalah yang kandungan gulanya kurang jelas, seperti saus tomat dan saus salad," kata Braithwaite.

    3. Kentang Goreng
    Kentang goreng bukan hanya menambahkan kalori ke dalam makanan, tapi juga dapat merusak hati.

    "Kentang goreng mengandung lemak jenuhnya yang tinggi. Pola makan yang tinggi lemak jenuhnya menyebabkan peningkatan lemak hati dan resistensi insulin," jelas dokter Leann Poston, dari Invigor Medical.

    4. Minyak Nabati
    Tidak semua minyak sayur sama. "Minyak sayur, yang mengandung omega-6, teroksidasi lebih cepat saat dimasak dan berkontribusi pada kerusakan hati melalui penyakit hati berlemak non-alkohol," jelas perawat praktisi Kelly Cole, pendiri Energy to Thrive Tribe.

    Namun, ini tidak berarti Anda harus pasrah pada masa depan memasak tanpa minyak untuk melindungi kesehatan hati. "Minyak kelapa tidak akan menyebabkan kerusakan hati ini," kata Cole.

    Baca juga: 7 Cara Ubah Gaya Hdup dan Pola Makan demi Kesehatan Liver

    5. Daging Deli
    Daging olahan berbentuk lembaran ini juga berisiko untuk kesehatan hati karena kandungan natriumnya yang tinggi.

    Konselor nutrisi bersertifikat John Fawkes menjelaskan bahwa asupan natrium yang berlebihan dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam rasio cairan tubuh Anda. “Ini mempersulit hati untuk melakukan penyaringan yang efisien,” kata dia. Juga, natrium dapat menyebabkan masalah hati yang lebih parah.

    6. Roti Putih
    "Karbohidrat olahan kekurangan serat dari biji-bijian utuh. Hal ini menyebabkan lonjakan glukosa dalam darah, kemudian pelepasan insulin, diikuti oleh timbunan lemak di sekitar hati," kata Fawkes.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?