5 Pilihan Kombinasi Sarapan untuk Penurunan Berat Badan yang Lebih Cepat

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bubur oat. Shutterstock

    Ilustrasi bubur oat. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Percaya atau tidak, salah satu kata kunci yang paling banyak dicari di internet adalah 'penurunan berat badan'. Karena semua orang ingin menurunkan berat badan secara instan, diet ekstrem menjadi pilihan yang paling disukai untuk menurunkan berat badan. Namun diet ekstrem ini tidak hanya menghilangkan nutrisi yang tepat bagi orang-orang, tetapi juga memiliki banyak efek samping lain termasuk kantung mata, kurang tidur dan kelelahan.

    Meskipun sarapan menjadi makanan terpenting hari ini (sampai Anda mengikuti diet intermiten), perubahan sederhana dalam makanan ini dapat menggandakan penurunan berat badan Anda. Melansir laman Times of India, dengan mengkombinasikan makanan sarapan Anda dengan beberapa pilihan sehat lainnya dapat membantu Anda menurunkan berat badan dalam sekejap.

    Dalam hal menurunkan berat badan, dua atau lebih makanan yang dikonsumsi bersamaan lebih baik daripada satu. Ini karena setiap makanan memiliki nutrisi berbeda yang bekerja sama. Ketika dipasangkan bersama nutrisi ini dapat membantu Anda  kenyang lebih lama dan dengan demikian menghentikan Anda dari makan berlebihan dan meningkatkan penurunan berat badan.

    Berikut ini kombinasi sarapan untuk menurunkan berat badan

    1. Salmon + alpukat

    ADVERTISEMENT

    Alpukat kaya akan lemak sehat dan sumber serat yang sangat baik. Hanya setengah buah alpukat yang mengandung 25 persen dari nilai serat harian yang direkomendasikan. Sebuah penelitian menemukan bahwa ketika orang makan setengah buah alpukat untuk makan siang, keinginan mereka untuk makan berkurang hingga 40 persen dalam tiga jam berikutnya.

    Kombinasikan makanan kaya serat dan lemak ini dengan beberapa salmon kaya protein membuat makanan memuaskan yang sehat yang membuat Anda kenyang lebih lama dan menghentikan Anda dari pesta makan berlebihan.

    2. Mentega kacang + oat

    Oat menjadi salah satu pilihan sarapan paling favorit. Dengan menambahkan satu atau dua sendok mentega kacang ke dalam oat dapat memperlambat pencernaan dan membuat Anda kenyang lebih lama. Oat kaya serat dan menambahkan selai kacang menambah protein dan lemak sehat ke dalamnya dan membuat makanan yang mengenyangkan.

    3. Yoghurt + beri

    Kedengarannya enak, yoghurt dengan beri menghasilkan kombinasi yang sama sehatnya. Yoghurt dikaitkan dengan indeks massa tubuh yang lebih rendah, berat badan yang lebih rendah, lingkar pinggang yang lebih kecil dan lemak tubuh yang lebih rendah. Buah beri merupakan tambahan yang bagus untuk yoghurt karena kaya akan antioksidan yang dikenal sebagai flavonoid yang menurut penelitian terkait dengan manajemen berat badan. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di BMJ, asupan makanan yang kaya antioksidan lebih tinggi dikaitkan dengan pengelolaan berat badan dan pencegahan obesitas.

    Baca juga: Supaya Penurunan Berat Badan Efektif, Jaga Hidrasi dan Waktu Tidur

    4. Telur + saus pedas

    Mudah disiapkan dan enak pada saat bersamaan, telur adalah favorit semua orang. Memasangkan telur dengan saus pedas dapat mengurangi nafsu makan dan membantu Anda membakar lebih banyak kalori, kata para peneliti dari Universitas Purdue.

    Capsaicin, senyawa yang ditemukan dalam cabai, merangsang penurunan berat badan pada tingkat molekuler dengan mengubah protein utama yang ditemukan dalam lemak. Saus pedas mengandung capsaicin, yang meningkatkan laju metabolisme dan membantu menurunkan berat badan.

    5. Bubuk protein + buah beku

    Bubuk protein saat dipasangkan dengan buah-buahan beku dapat melipatgandakan penurunan berat badan Anda. Dengan meningkatkan asupan protein dalam makanan sarapan Anda dan mengurangi asupan karbohidrat olahan dapat mendukung penurunan berat badan serta meningkatkan manfaat metabolisme.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.