Mengenali Narsistik dari Tujuh Tanda Ini, Termasuk Suka Mengontrol dan Gelisah

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi wanita menggigit kuku. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Mencintai diri sendiri tidak salah, malah jadi suatu keharusan. Namun, ada garis tipis antara mencintai diri sendiri dengan narsistik. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, narsistik adalah kepedulian yang berlebihan pada diri sendiri yang ditandai dengan adanya sikap arogan, percaya diri, dan egois.

Orang seperti itu tidak terlalu memikirkan orang lain dan terobsesi dengan diri mereka sendiri. Tak hanya senang berbicara tentang diri mereka sendiri, orang-orang ini juga merasa paling penting. Mereka selalu membutuhkan perhatian dan hampir tidak pernah memiliki empati terhadap orang lain.

Seperti apa ciri orang narsistik? Dilansir dari Pink Villa, Rabu, 27 Januari 2021, inilah tujuh tanda yang bisa dikenali.

1. Butuh validasi
Mereka menginginkan pengakuan dari orang lain dan ingin orang-orang mencintai, mengagumi dan memuja mereka. Ini karena mereka pada dasarnya adalah makhluk tidak aman atau insecure yang mendambakan perhatian dan cinta.

2. Mengontrol
Mereka pikir mereka bertanggung jawab atas segalanya, jadi suka memerintah, agresif, dan mengontrol. Karena mereka merasa bahwa dunia hanya di seputar mereka dan mereka berhak atas hal-hal yang baik, mereka mengendalikan situasi untuk memperbaiki kenyamanan mereka.

3. Perfeksionis
Mereka terobsesi dengan hal-hal kecil dan ingin segala sesuatu dan semua orang di sekitar mereka sempurna. Mereka ingin hidup terbuka seperti yang mereka bayangkan. Ketika ini tidak terpenuhi, mereka merasa sedih dan tertekan.

4. Berusaha membuat orang terkesan
Mereka terus berusaha membuat orang terkesan dengan penampilan dan kepribadian mereka. Jadi mereka selalu berusaha tampil menyenangkan meskipun harus pakai topeng.

5. Takut penolakan
Mereka selalu merasa tidak aman dan takut ditolak. Sebab, mereka merasa merekalah yang terbaik. Karena mereka mencari validasi dari orang lain, mereka tidak dapat menangani penolakan.

Baca juga: Narsistik Tak Selalu Negatif, Positifnya Kebal Gangguan Mental

6. Kegelisahan
Karena terobsesi dengan diri sendiri, mereka selalu menganggap diri mereka sebagai korban. Mereka merasa bahwa orang lain tidak pernah benar-benar mengutamakannya. Hal ini membuat mereka gelisah.

7. Tidak dapat bekerja dalam tim
Orang narsistik tidak dapat berempati dengan orang lain dan melihat sesuatu dari sudut pandang mereka. Karena tidak memikirkan orang lain, mereka tidak dapat bekerja dalam tim.






Sebelum Cap Pasangan Egois, Ketahui Perbedaan Ego dan Superego Menurut Sigmund Freud

4 jam lalu

Sebelum Cap Pasangan Egois, Ketahui Perbedaan Ego dan Superego Menurut Sigmund Freud

Sigmund Freud menyatakan struktur kepribadian terdiri tiga, yaitu id, ego, dan superego. Apa perbedaan antara ketiganya? Apakah Anda termasuk egois?


Apa Itu Sekolah Kepribadian?

3 hari lalu

Apa Itu Sekolah Kepribadian?

Sekolah kepribadian berfokus pengembangan individu


Pendidikan Karakter, Bagaimana Asal-usul hingga Perkembangannya?

4 hari lalu

Pendidikan Karakter, Bagaimana Asal-usul hingga Perkembangannya?

Pendidikan karakter usaha yang disengaja untuk memahami nilai etika


Gangguan OCD, Apakah Berbeda dengan Perfeksionis?

7 hari lalu

Gangguan OCD, Apakah Berbeda dengan Perfeksionis?

OCD dan perfeksionis merupakan dua hal berbeda. Masing-masing memiliki gejala dan dampaknya masing-masing


Kepribadian Ekstrovert dan Ciri Khasnya

35 hari lalu

Kepribadian Ekstrovert dan Ciri Khasnya

Kepribadian ekstrovert sering dikaitkan dengan kemampuan bergaul yang cukup mahir, memiliki antusiasme yang cukup tinggi, ramah, dan banyak berbicara.


Mengenal Mythomania, Ketika Seseorang Kecanduan Berbohong

44 hari lalu

Mengenal Mythomania, Ketika Seseorang Kecanduan Berbohong

Mythomania merupakan suatu kondisi kronis di mana pengidapnya memiliki kebiasaan berbohong tanpa tujuan tertentu secara berkelanjutan.


Apa Itu Paranoia: Suka Curiga Berlebih kepada Orang Lain, Padahal...

47 hari lalu

Apa Itu Paranoia: Suka Curiga Berlebih kepada Orang Lain, Padahal...

Ketidakpercayaan pada orang lain secara terus-menerus atau kerap disebut paranoia bisa membuat hubungan dan interaksi dengan orang lain menjadi sulit.


Mengenal Narsistik, Gangguan Kepribadian yang Membuat Orang Haus akan Validasi

47 hari lalu

Mengenal Narsistik, Gangguan Kepribadian yang Membuat Orang Haus akan Validasi

Narsistik dapat mempengaruhi hingga 6,2% populasi dalam sebuah kelompok komunitas.


Hindari 5 Tipe Kepribadian Berikut yang Bisa Mengacaukan Hidup Anda

47 hari lalu

Hindari 5 Tipe Kepribadian Berikut yang Bisa Mengacaukan Hidup Anda

Ada 5 tipe kepribadian yang bisa mengacaukan hidup, mulai dari orang yang narsisis hingga psikosis.


Perilaku Pamer atau Flexing Apakah Dipengaruhi Narsistik?

55 hari lalu

Perilaku Pamer atau Flexing Apakah Dipengaruhi Narsistik?

Perilaku pamer mengakibatkan sulit bergaul atau diterima oleh orang lain