5 Hal yang Perlu Diketahui sebelum Menggunakan Kuku Akrilik

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita merawat kuku. Freepik.com/Yanalya

    Ilustrasi wanita merawat kuku. Freepik.com/Yanalya

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak ada salahnya mengikuti tren, tapi alangkah bijaknya jika mempelajarinya terlebih dahulu sebelum ikut menggunakannya. Salah satu tren yang sedang ramai adalah penggunaan kuku akrilik. Banyak orang mengeksplorasi corak, pola, bentuk, dan ukuran yang berani, sementara yang lain ingin membuatnya tetap sederhana dan halus. 

    Seberapa pun menggodanya kuku akrilik, berikut hal yang perlu diketahui tentang tren ini menurut laman Times of India, Rabu, 20 Januari 2021. 

    1. Perawatan
    Kuku akrilik agak merepotkan karena membutuhkan perawatan yang konsisten. Penggunaan kuku ini bisa membuat area bawah kuku jadi lembap dan bisa menyebabkan jamur atau infeksi. Jadi, pastikan kuku selalu bersih, gunakan minyak kuku khusus untuk menjaganya tetap sehat.

    2. Tidak nyaman
    Ketika baru mengenakannya, kuku akrilik tidak nyaman pada awalnya. Ada perasaan tegang dan nyeri yang bisa berlangsung selama beberapa hari. Ahli manikur akan menyarankan panjang kuku yang dapat membuat Anda merasa nyaman.

    ADVERTISEMENT

    3. Sulit bekerja
    Setelah menggunakan kuku palsu ini, Anda mungkin lebih sulit melakukan pekerjaan tertentu. Panjang kuku bisa menjadi penghalang dan membuat hal-hal menjadi rumit seperti membuka kaleng, memakai lensa kontak, mengetik, mengambil barang atau makanan kecil.

    Baca juga: Detail Nail Art Jisoo Blackpink, Keren Bak Piercing

    4. Dipakai di acara tertentu
    Sebagian orang hanya menggunakannya di saat-saat tertentu saja, seperti pernikahan. Setelah selesai, Anda bisa membukanya kapan saja.

    5. Lepaskan tepat waktu
    Jangan menunggu kuku akrilik Anda patah dan lepas dengan sendirinya karena itu akan merusak kuku asli. Jadi, ikuti saran ahli manikur tentang saat yang tepat untuk melepaskannya.  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.