Citra Kirana Sempat Ragu Athar Disunat Usia Dini, Ini Alasan Utamanya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Citra Kirana. Instagram.com/@citraciki

    Citra Kirana. Instagram.com/@citraciki

    TEMPO.CO, Jakarta - Citra Kirana dan Rezky Adhitya memutuskan putranya, Keene Atharrazka Adhitya atau Athar menjalani sunat sejak dini. Dia menunjukkan prosesi sunat putranya, dalam vlog di kanal Youtube, pada Minggu 17 Januari 2021. Dalam tayangan vlog itu, baik Citra dan Rezky terlihat siap menemani putranya menjalani sunat di rumah, meski tak dipungkiri raut tegang nampak dari wajah mereka.

    Pasangan ini juga menunjukkan kondisi Athar usai di sunat dalam tayangan vlog yang diunggah Senin, 18 Januari 2021. "Sejauh ini aman, pas obat biusnya habis dia sempat menangis, lalu dikasih paracetamol, aman, sekarang aku mau memandikan Athar hari pertama setelah disunat," ujar Citra Kirana. Athar pun terlihat tenang usai dimandikan.

    Tak sedikit netizen yang penasaran dengan alasan pasangan yang menikah pada 1 Desember 2019 memutuskan sunat dini untuk Athar yang hampir berusia 5 bulan itu. Sebab itu, Citra Kirana membuka sesi tanya jawab di Instagram Story dan dia menjawabnya melalui vlog, Selasa 19 Januari 2021. 

    Citra mengatakan awalnya sempat ragu memutuskan Athar sunat sejak dini. Sementara banyak teman-temannya yang memiliki anak laki-laki sudah sunat di usia dini. Namun setelah mempertimbangkan banyak hal dia dan Rezky Adhitya akhirnya sepakat Athar disunat.

    ADVERTISEMENT

    Bintang sinetron Tukang Bubur Naik Haji ini menjelaskan bahwa putranya disunat dengan metode klamp. Metode ini menggunakan tabung plastik yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran penis. Cara ini diklaim dapat meminimalisir pendarahan. "Anaknya juga enggak merasa kesakitan saat proses sunat, cuma dia merasa kaget saat dibius," ujar Citra.

    Menurut Citra, manfaat sunat sejak dini dapat mengurangi infeksi saluran kemih. "Jadi banyak temen-temen yang anaknya infeksi, makanya menjaga Athar dari infeksi," ujarnya seraya menambahkan bahwa ia sudah rutin membersihkan penis Athar namun tetap masih ada kotoran yang tersisa yang bisa menumpuk dan menyebakan infeksi. "Supaya Athar juga enggak trauna, karena papa-nya trauma, jadi papa-nya enggak mau anaknya trauma."

    Citra Kirana berpesan kepada para orang tua yang berencana anaknya sunat di usia dini, agar meyakinkan dirinya sendiri terlebih dulu. Selain itu, orang tua juga perlu meluangkan waktu untuk sang anak, usai proses sunat. "Kita sudah proses pemikiran panjang untuk proses sunat," kata Rezki Adhitya.

    Baca juga: Kaget Jadi Ibu, Citra Kirana Jarang Tidur hingga Sempat Dirawat di Rumah Sakit

    "Karena ibu bapaknya harus yakin dulu, kalau ibu bapaknya enggak yakin, kasihan anaknya," sambung Citra Kirana. "Aku merekomendasikan buat mama-mama yang anaknya masih bayi, kalau menurut aku enggak ada salahnya untuk sunat, karena untuk kebersihan, tapi tetap harus dilakukan dengan profesional."


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...