Diet Karbohidrat dan 3 Kebiasaan Makan Ini Bisa Memicu Kematian Dini

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makanan manis seperti cupcakes. Unsplash.com/Viktor Forgacs

    Ilustrasi makanan manis seperti cupcakes. Unsplash.com/Viktor Forgacs

    TEMPO.CO, Jakarta - Pola makan sangat mempengaruhi kesehatan. Kebiasaan makan sehat bisa menghindarkan dari beragam penyakit, sebaliknya kebiasaan makan yang buruk meningkatkan risiko penyakit, bahkan kematian dini. 

    Tapi jangan khawatir, mudah mengubah kekhawatiran ini. Yang diperlukan hanyalah mencari tahu apa saja kebiasaan makan yang berisiko, lalu meninggalkannya dan mengganti dengan yang lebih sehat. 

    Berikut adalah kebiasaan diet yang harus dihindari jika ingin hidup lebih lama menurut laman eatthis.com.

    1. Terlalu banyak gula
    Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh JAMA Internal Medicine, peningkatan jumlah gula dalam makanan dapat menyebabkan risiko kematian yang lebih tinggi akibat penyakit kardiovaskular. Rata-rata orang dewasa hanya boleh mengonsumsi sekitar 25 gram (wanita) atau 37,5 gram (pria) gula sehari, yang setara dengan sekitar 6 hingga 9 sendok teh.

    Kadang-kadang konsumsi gula berlebihan tidak disadari. Makanan atau minuman favorit dalam kemasan, meski di label terdapat keterangan bebas lemak dan perasa alami, juga mengandung gula. Jadi, lebih baik buat makanan sendiri dari bahan-bahan segar.

    ADVERTISEMENT

    2. Terlalu banyak protein
    Mengkonsumsi protein baik untuk tubuh, tapi jika berlebihan justru bahaya. Menurut Harvard Health, mengonsumsi makanan berprotein tinggi dapat meningkatkan risiko batu ginjal serta penyakit jantung dan kanker usus besar karena tingginya jumlah lemak jenuh yang ditemukan dalam daging merah. 

    Tentu, pola makan protein tinggi yang berfokus pada protein nabati atau protein tanpa lemak mungkin baik, tetapi waspadalah diet tinggi protein masih dapat menyebabkan penambahan berat badan dan menambah lemak.

    The Dietary Reference Intake (DRI) mengatakan bahwa idealnya konsumsi protein 0,36 gram untuk setiap pon berat badan. Jadi rata-rata 56 gram protein untuk pria, dan 46 gram untuk wanita.

    3. Terlalu banyak alkohol
    Anggur dianjurkan untuk diet Mediterania karena memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Namun, jika minum alkohol terus-terusan, kemungkinan besar akan muncul beberapa efek samping buruk seperti gangguan fungsi hati dan peningkatan risiko kanker.

    4. Tidak makan karbohidrat
    Jika ingin umur panjang, jangan pernah diet karbo atau menghindari makan karbohidrat dalam waktu lama karena nutrisi ini adalah sumber energi yang utama bagi tubuh.

    Jika dilakukan dengan benar, pola makan yang kaya akan karbohidrat kompleks, protein tanpa lemak, dan lemak sehat sembari mengurangi makanan berkalori tinggi telah terbukti secara ilmiah dapat memperpanjang usia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.