Pandemi Covid-19 Membuat Zendaya Mengalami Krisis Identitas

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Zendaya menghadiri gelaran Emmy Awards 2020 secara virtual di rumah bersama kerabat dan keluarganya. Instagram/@zendaya

TEMPO.CO, Jakarta - Bersantai di rumah di tengah pandemi virus corona yang sedang berlangsung menjadi tantangan tersendiri. Hal ini juga dirasakan Zendaya. Aktris berusia 24 tahun itu membuka diri tentang mengalami krisis identitas di karantina.

Zendaya yang telah berkarier di dunia seni peran sejak dia berusia 13 tahun, mengatakan bahwa ini adalah tahun pertama dia tidak memiliki pekerjaan apa pun. Perubahan mendadak memaksanya untuk menghadapi siapa dirinya di luar karirnya sebagai penyanyi, penari, aktor, dan ikon fashion.

"Ini adalah pertama kalinya saya bertanya pada diri sendiri, 'Siapa saya ini?'" Zendaya mengatakan kepada GQ seperti dilansir dari laman Bustle. "Saya tidak terlalu mengenal Zendaya yang tidak bekerja." Bintang film Spider-Man: Homecoming itu juga mengatakan bahwa selama ini di rumah mengajarinya banyak hal tentang dirinya sendiri. Sebelum pandemi COVID-19, dia tidak menyadari betapa pekerjaan dan seni adalah bagian dari identitasnya, sebagai seorang Zendaya.

Sebelum pandemi, karir Zendaya sedang mencapai puncaknya. Dia berperan dalam film Dune bersama Timothée Chalamet, tampil sebagai pemenang Emmy sebagai Rue in Euphoria, dan akan tampil di sekuel Spider-Man. Sayangnya, virus tersebut menunda banyak proyek bintang yang akan datang, termasuk musim kedua dari seri HBO yang terkenal serta tanggal pemutaran perdana Dune.

Zendaya tidak memiliki jawaban pasti tentang bagaimana pandemi tersebut mengubah identitasnya, tetapi dia menemukan cara baru untuk tetap sibuk saat tidak bekerja. Dia bekerja sama dengan sutradara dan penulis Euphoria Sam Levinson untuk membuat film yang dapat direkam tanpa melanggar pedoman keselamatan COVID-19. Bersama-sama, mereka membuat konsep drama romantis berjudul Malcolm & Marie, yang difilmkan di satu lokasi di Los Angeles.

Film hitam-putih ini dibintangi John David Washington sebagai sutradara yang hubungannya dengan pacarnya Marie, yang diperankan oleh Zendaya diuji setelah mereka kembali dari pemutaran perdana filmnya dan menunggu review dari para kritikus. Film ini akan dirilis pada 5 Februari 2021, dan akan tersedia untuk streaming di Netflix. Trailernya sendiri, sudah memiliki penggemar yang mendorong Zendaya untuk mendapatkan nominasi Aktris Terbaik di Oscar. "Oscar Zendaya akan datang," tweet seorang penggemar setelah pratinjau dibatalkan. "Ini waktu yang tepat untuk memulai kampanye Oscar Zendaya," tulis orang lain.

Lebih lanjut, Variety baru-baru ini melaporkan bahwa Netflix sudah merencanakan kampanye Academy Awards untuk Malcolm & Marie, sehingga impian para penggemar mungkin akan menjadi kenyataan. Meski tanpa penghargaan Oscar, Zendaya bangga dengan film yang mereka buat. "Aku bilang, 'Dengar, aku akan melakukan apa pun,'" katanya dalam sebuah wawancara di OTHERtone dengan podcast Pharrell, Scott, dan Fam-Lay bulan lalu. "[Mereka] memiliki beberapa ide aneh, seperti, 'Kami benar-benar dapat merekam sesuatu di rumah Anda. Kami dapat mengambil gambar di rumah saya dan melihat apakah kami menemukan sesuatu,' tetapi itu berubah menjadi sesuatu yang sedikit lebih istimewa daripada bahwa."






Hari Batik Nasional, Rumah Batik Palbatu Gelar Program Seribu Kain

7 jam lalu

Hari Batik Nasional, Rumah Batik Palbatu Gelar Program Seribu Kain

Usaha batik Palbatu sempat terdampak pandemi Covid-19 sehingga produksi kain hingga kelas batiknya sempat tutup.


Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

10 jam lalu

Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

Sandiaga berharap sindiran dan teguran Jokowi soal pilihan destinasi itu bisa dilaksanakan para pejabat dari tingkat bawah hingga atas.


Toyota Turunkan Target Produksi Mobil Bulan Ini Sebesar 6,3 Persen, Ini Penyebabnya

17 jam lalu

Toyota Turunkan Target Produksi Mobil Bulan Ini Sebesar 6,3 Persen, Ini Penyebabnya

Toyota hanya akan memproduksi sekitar 750.000 mobil. Pabrik di Jepang menunda produksi mobil selama sepuluh hari.


Kedubes AS di RI Kembali Buka Lowongan Kerja, Gaji Sampai Rp 745 Juta per Tahun

19 jam lalu

Kedubes AS di RI Kembali Buka Lowongan Kerja, Gaji Sampai Rp 745 Juta per Tahun

Kedutaan Besar Amerika Serikat atau Kedubes AS kembali membuka berbagai lowongan pekerjaan.


Turnamen Golf Indonesian Masters Kembali Bergulir, Total Hadiah Meningkat

2 hari lalu

Turnamen Golf Indonesian Masters Kembali Bergulir, Total Hadiah Meningkat

Turnamen golf Indonesian Masters 2022 akan diadakan 1-4 Desember 2022. Terakhir diadakan pada 2019.


Sri Mulyani Ungkap Alasan RI Pede Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 Persen

2 hari lalu

Sri Mulyani Ungkap Alasan RI Pede Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 Persen

Di negara lain, ucap Sri Mulyani, tidak semua warga bisa menikmati kehidupan yang biasa layaknya orang Indonesia.


Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

2 hari lalu

Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

Jokowi berpesan agar bendahara negara mengatur belanja untuk kepentingan-kepentingan yang produktif.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

2 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Presidensi G20 Indonesia Dukung Smart Village dan Smart Island, Begini Penjelasannya

3 hari lalu

Presidensi G20 Indonesia Dukung Smart Village dan Smart Island, Begini Penjelasannya

Menkominfo Johnny G. Plate menyambut positif inisiatif Smart Village dan Smart Island, dalam kegiatan presidensi G20. Apakah pengertiannya?


Negara-negara Ini Sudah Cabut Aturan Perjalanan Covid-19

3 hari lalu

Negara-negara Ini Sudah Cabut Aturan Perjalanan Covid-19

Meski belum bebas sepenuhnya seperti masa sebelum pandemi,sejumlah negara telah menghapus aturan perjalanan terkait Covid-19.