Pakai Behel, Ketahui Empat Kesalahan yang Justru Bisa Merusak Gigi

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kawat gigi.

    Kawat gigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kawat gigi atau behel berfungsi memperbaiki struktur gigi. Namun, kesalahan-kesalahan kecil dapat membuat pemakaian behel justru bisa merusak gigi.

    Dokter spesialis ortodonsia, Benny Mulyono Soegiharto, mengatakan terdapat beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pengguna behel. Yang paling umum adalah malas menyikat gigi sehingga dapat menyebabkan gigi berlubang.

    Menjalani perawatan ortodontik artinya harus melakukan perawatan ekstra untuk gigi daripada biasanya. Sebab, gigi tertutup oleh biji behel dan juga kawat gigi.

    "Kedua, tidak mengikuti instruksi dokter gigi misalnya disuruh pakai karet enggak dipakai jadi memperlama perawatan," kata Benny dalam bincang-bincang "Kenali Perawatan Ortodontik Gigi", Selasa, 12 Januari 2021.

    ADVERTISEMENT

    Pemakaian karet pada pengguna kawat gigi berfungsi untuk mengkoordinasikan gerakan agar dapat menggigit dengan baik dan sempurna dan tercapai fungsi lainnya.

    Kesalahan ketiga yang sering dilakukan oleh pengguna behel adalah makan sembarangan. Menurut Benny, sebaiknya pasien tidak mengkonsumsi makanan yang keras atau yang membuat gigi harus bekerja ekstra untuk menggigit.

    Hal ini dapat mengakibatkan lepasnya biji kawat pada gigi. Jika sampai terlepas, saat dipasang ulang kekuatan menempelnya pada gigi tidak sekuat yang pertama.

    "Biji-biji kawat ini ditempel menggunakan lem khusus untuk gigi sehingga saat selesai, biji-biji ini harus dicopot dengan aman tanpa harus merusak email gigi makanya lem ini punya titik lemah supaya tidak merusak gigi," kata Benny.

    "Semakin sering copot ya enggak akan selesai-selesai makanya bisa sampai 10 tahun. Kalo udah dipasang, copot terus dipasang lagi enggak akan kuat seperti awal," lanjutnya.

    Kesalahan terakhir yang sering dilakukan oleh pengguna behel adalah malas untuk melakukan pemeriksaan atau kontrol rutin.

    "Datangnya tiga bulan sekali. Gerakan gigi itu harus dikendalikan," ujar Benny.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.