Foto Kamala Harris di Sampul Majalah Vogue Edisi Februari jadi Kontroversi

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Amerika Serikat terpilih Kamala Harris tampil di sampul majalah Vogue edisi Februari 2021 (Instagram/@voguemagazine)

    Wakil Presiden Amerika Serikat terpilih Kamala Harris tampil di sampul majalah Vogue edisi Februari 2021 (Instagram/@voguemagazine)

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Amerika Serikat terpilih Kamala Harris menjadi model sampul majalah Vogue edisi Februari 2021. Namun, foto di sampul itu menjadi kontroversi setelah bocor di media sosial akhir pekan ini. 

    Dua gambar Harris telah dirilis di akun resmi Instagram majalah Vogue. Satu foto memperlihatkan Harris mengenakan jaket Donald Deal hitam yang kasual, dipadu dengan Converse Chuck Taylors yang serasi dan kalung mutiara di lehernya. Dia berdiri dengan latar belakang merah muda dan hijau, yang digambarkan sebagai lambang kelompok mahasiswi Alpha Kappa Alpha saat di Howard University. Seorang di media sosial mengatakan tirai itu berantakan. 

    “Tolong lakukan keadilan dan kerjakan ulang sampul ini! Tempatkan dia di latar belakang yang anggun seperti dia! Tirai lama Anda dari kantor CEO menghina," kata seorang pengguna Twitter.

    Di gambar lain, tampak Harris mengenakan setelan jas biru dari Michael Kors, lengannya disilangkan, dengan pin bendera di kerahnya.

    ADVERTISEMENT

    “Kamala Harris terlihat berkulit terang sebagai wanita kulit berwarna dan Vogue masih merusak pencahayaannya,” tulis pengguna media sosial. 

    Wakil Presiden Amerika Serikat terpilih Kamala Harris tampil di sampul majalah Vogue edisi Februari 2021 (Instagram/@voguemagazine)

    Namun, Vogue membantah kepada New York Post bahwa mereka telah menerangkan kulit Harris setelah pemotretan, tetapi itu dianggap gagal meredam kritik. 

    Vogue belum mengkonfirmasi foto mana yang akan digunakan untuk sampul cetaknya, atau apakah akan menerbitkan keduanya. Setiap gambar diambil oleh Tyler Mitchell, yang memotret Beyoncé untuk Vogue pada tahun 2018.

    Menurut New York Post, Harris dan timnya memiliki kendali atas pakaian, rambut, dan riasannya. 

    “Pendekatan kami untuk bekerja dengan Wakil Presiden terpilih Harris dan timnya adalah untuk menangkapnya sebagai pemimpin dan sebagai pribadi, dan sebagai dia yang paling nyaman, jadi kami berkolaborasi erat dalam semua keputusan kreatif, termasuk bahwa dia akan berpakaian dan bergaya dirinya untuk syuting,” kata sumber Vogue.

    "Vogue memilih gambar untuk sampul cetak yang kami rasa menangkap kepribadian dan keasliannya," kata sumber itu. “Jelas, kami menyukai kedua gambar tersebut dan merayakan kedua sampul tersebut secara digital.”

    Penampilan Harris di sampul Vogue kemungkinan akan menarik perhatian Donald Trump, yang mengeluh bulan lalu bahwa istrinya, ibu negara Melania Trump, tidak menghiasi satu pun sampul majalah selama empat tahun di Gedung Putih. 

    Wawancara Harris di majalah itu bertujuan membuat pembaca fokus pada pengalaman dan prioritasnya, seperti membuat semua orang divaksinasi, memastikan beberapa vaksin gratis, mendukung usaha kecil dan mendukung walikota dan gubernur untuk memperkuat sistem kesehatan masyarakat. 

    “Ketika kita mengendalikan pandemi ini, itu akan menjadi faktor penting untuk dapat membuka kembali ekonomi kita.”

    Wakil Presiden Amerika terpilih Kamala Harris bersama Presiden AS terpilih Joe Biden akan dilantik sebagai wakil presiden pada 20 Januari 2021.

    HOLLYWOOD REPORTER | NEW YORK POST 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...