Tak Buat Resolusi, Anya Geraldine Hanya Ingin Percaya Diri Sendiri di 2021

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anya Geraldine (Instagram/@anyageraldine)

    Anya Geraldine (Instagram/@anyageraldine)

    TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah pandemi COVID-19, Anya Geraldine melewati banyak momen menyenangkan di 2020. Dia mengunggah beberapa momen favoritnya di Instagram, termasuk fotonya yang tubuh dilumuri cat yang sempat viral, naik kuda, melihat sunset dari helikopter, dan pembuatan video musik dengan Rizky Febian. 

    Bagaimana dengan rencana 2021? Influencer ini mengawali aktivitasnya di media sosial dengan mengunggah foto selfie, beserta keterangan tentang resolusinya tahun ini.

    Foto itu memperlihatkan Anya mengenakan crop top dengan lengan pendek berbentuk balon dan rok mini peach, ditambah aksesori kalung rantai pendek.

    Dia menulis bahwa tak memiliki resolusi di tahun ini. Tapi, dia berharap bisa melakukan segalanya dengan hati yang baik dan tidak mengharapkan imbalan apa pun. Dia percaya itu tidak akan membuatnya kecewa.

    ADVERTISEMENT

    Tapi secara khusus, tak ada target dalam berbagai aspek kehidupannya, hanya ingin lebih percaya pada diri sendiri.

    “Jadi, di tahun 2021 jangan berharap banyak ini itu ya, jangan bergantung sama si ini si itu ya, percaya aja sama diri sendiri, dan percaya aja kalau apa pun yang dikerjakan dengan perasaan & niat yang baik akan selalu berbalik dengan hal yang baik juga dari Tuhan,” tulis dia.

    Dia mengakhiri tulisannya dengan doa untuk pengikutnya agar memiliki keberuntungan di 2021.

    Anya menutup 2020 sekaligus membuka 2021 di Bali. Dia membagikan beberapa momen liburannya di Instagram, termasuk menyetir mobil sport, naik jetski, dan berfoto di tepi pantai

    “Take time to make your soul happy,” tulis dia, Kamis, 31 Desember 2020.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?