Ciri-ciri Menopause yang Sering Diabaikan, Haid Tak Teratur Hanya Permulaan

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi menopause. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Menopause rata-rata terjadi di usia awal 50-an tahun. Ini merupakan tahapan kehidupan perempuan yang hanya terjadi sekali, jadi sering kali gejalanya tidak disadari. Ciri-ciri menopause seperti semburan panas yang tiba-tiba dan menstruasi yang tidak terduga hanyalah permulaan yang bisa terjadi bertahun-tahun sebelum Anda benar-benar berhenti berovulasi. 

Tara Allmen, ginekolog dan penulis Menopause Confidential, mengatakan tanda awal menopause terjadi karena fluktuasi produksi hormon dari ovarium yang biasanya dimulai pada usia 40-an. Jadi jangan heran jika banyak yang salah mengindentifikasikan  gejala karena banyak tanda yang tidak jelas terkait dengan menopause, termasuk masalah fokus. Plus, pengalaman dan gejala setiap wanita bisa jadi berbeda.

Jika mengalami salah satu gejala berikut, bisa jadi itu merupakan ciri-ciri menopause.

1. Menstruasi jauh lebih ringan atau lebih berat
Ini adalah tanda yang paling diperhatikan oleh kebanyakan wanita setiap 28 atau 30 hari. Menurut National Institutes of Health (NIH), menjelang menopause waktu di antara haid bisa berubah, volume perdarahan bisa berubah, lamanya haid bisa berubah, bahkan melewatkan haid.

Menopause resmi terjadi ketika sudah setahun penuh tidak mengalami haid, menurut NIH. Namun gejalanya dimulai jauh sebelum itu, dikenal sebagai perimenopause.

2. Kulit tiba-tiba menjadi panas dan kotor
Ketika mengalami menopause, 85 persen perempuan mengalami hot flashes atau semburan panas. “Rata-rata seorang wanita mengalami hot flashes adalah tujuh tahun, tetapi beberapa dapat mengalaminya selama 20 tahun,” kata Allmen, seperti dilansir dari Prevention

Hot flashes terjadi ketika tiba-tiba merasakan gelombang panas dan mungkin melihat bercak merah di kulit. Anda kemudian mungkin merasakan keringat berlebih atau bahkan menggigil dingin, seperti saat terserang flu.

Penyebab pasti hot flash masih belum jelas, tetapi sebagian disebabkan oleh penurunan estrogen dan perubahan hormon lain yang terjadi selama menopause.

3. Berkeringat saat bangun tidur
Hot flash tidak hanya terjadi pada siang hari, tapi juga dapat terjadi saat sedang tidur. Akibatnya, Anda terbangun keringat bercucuran. Hot flash ini juga sering membuat orang sulit tidur.

4. Suasana hati berubah
“Pasien saya sering mengatakan bahwa mereka merasa gila dan tidak tahu apa yang salah dengan mereka. Perubahan suasana hati atau memburuknya kecemasan atau depresi yang ada bisa jadi gejala," kata Allmen. 

Faktanya, selama menopause, wanita lebih mungkin mengalami depresi dua hingga empat kali. Hormon mungkin bertanggung jawab atas perubahan mood ini. Namun, masalah yang cenderung dihadapi wanita di usia 40-an dan 50-an, seperti stres karena kesehatan yang memburuk atau anak-anak yang sudah tidak tinggal serumah, juga dapat berperan.

5. Sulit fokus
“Saya menyebutnya kabut meno,” kata Allmen. Ini adalah kondisi ketika Anda tidak bisa berkonsentrasi dan kesulitan mengingat kata-kata.

Para peneliti mengatakan, kadar estrogen yang lebih rendah (yang terjadi saat menopause) berdampak pada hipokampus, bagian dari otak yang digunakan saat membentuk ingatan. Semakin rendah tingkat estrogen, semakin sulit untuk mengingat sesuatu.

6. Infeksi saluran kemih
“Ketika ovarium berhenti memproduksi estrogen, Anda dapat mengalami kekeringan pada vagina, kehilangan elastisitas, dan ketidaknyamanan atau nyeri saat berhubungan,” kata Allmen.

Menurut penelitian, sekitar 60 persen wanita mengalami kekeringan vagina selama menopause. Hal ini juga dapat menyebabkan peningkatan risiko infeksi vagina dan kandung kemih serta inkontinensia, menurut NIH.






Trik untuk Bantu Wanita Menopause Mudah Tidur Menurut Studi

1 hari lalu

Trik untuk Bantu Wanita Menopause Mudah Tidur Menurut Studi

Para peneliti penasaran apakah pijat kaki bisa meningkatkan mood dan kualitas tidur, yang kerap melanda saat menopause.


Naomi Watts Luncurkan Merek Kesehatan untuk Perempuan Menopause

5 hari lalu

Naomi Watts Luncurkan Merek Kesehatan untuk Perempuan Menopause

Naomi Watts ingin menghapus stigma menopause yang masih sering dianggap tabu.


Hati-hati, Masih Mudah Juga Bisa Alami Kebotakan

6 hari lalu

Hati-hati, Masih Mudah Juga Bisa Alami Kebotakan

Ada beberapa penyebab kebotakan pada pria dan bukan hanya terjadi pada yang sudah berusia lanjut.


Paulina Porizkova Kerja Keras Menjaga Kebugaran Setelah Menopause

6 hari lalu

Paulina Porizkova Kerja Keras Menjaga Kebugaran Setelah Menopause

Paulina Porizkova berbicara tentang tantangan untuk tetap bugar seiring bertambahnya usia


Tips Melewati Masa Transisi Menopause tanpa Stres untuk Perempuan 40-an

8 hari lalu

Tips Melewati Masa Transisi Menopause tanpa Stres untuk Perempuan 40-an

Menopause adalah fenomena alami dalam kehidupan setiap wanita yang disertai dengan tantangan dan perubahan dalam tubuh dan pikiran.


Penyebab Puting Payudara Gatal, Mulai dari Kulit Kering hingga Menopause

11 hari lalu

Penyebab Puting Payudara Gatal, Mulai dari Kulit Kering hingga Menopause

Puting payudara dan kulit di sekitarnya gampang meradang karena lebih tipis dan cepat kering.


Penyebab Menopause Terlambat dan Risiko yang Mungkin Dialami

15 hari lalu

Penyebab Menopause Terlambat dan Risiko yang Mungkin Dialami

Usia rata-rata perempuan mengalami menopause adalah 51 tahun.


4 Faktor Penyebab Seseorang Fobia Sosial

16 hari lalu

4 Faktor Penyebab Seseorang Fobia Sosial

Penderita fobia sosial kadang merasa tak nyaman berada di tengah orang ramai terutama yang tak dikenal. Apa bedanya fobis sosial dan antisosial?


Manfaat Olahraga bagi Kesehatan Jiwa Menurut Pakar

18 hari lalu

Manfaat Olahraga bagi Kesehatan Jiwa Menurut Pakar

Olahraga tak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh tapi juga kesehatan jiwa karena dapat mengatasi stres. Simak penjelasan pakar berikut.


Kenali Gejala Andropause, Menopause pada Pria

18 hari lalu

Kenali Gejala Andropause, Menopause pada Pria

Bila perempuan mengalami menopause kala memasuki usia paruh baya, maka laki-laki harus menghadapi andropause. Cek tandanya.