Kesha Ratuliu Luncurkan Produk Skincare Pelindung Radiasi Gadget

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kesha Ratuliu bertunangan dengan Adhi Permana, Sabtu (9/11). Instagram/@kesharatuliu05

    Kesha Ratuliu bertunangan dengan Adhi Permana, Sabtu (9/11). Instagram/@kesharatuliu05

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi COVID-19 membuat masyarakat lebih banyak menggunakan handphone atau jenis gawai lain. Menurut penelitian, sinar yang berasal dari layar handphone bisa menyebabkan banyak permasalahan pada kulit. Inilah yang membuat Kesha Ratuliu menggandeng PT Kosmetika Global Indonesia untuk menciptakan skincare yang diklaim dapat melindungi kulit wajah dari radiasi sinar gadget.

    Kesha Ratuliu memperkenalkan produk Saffreskin Multipurpose Facemist yang disebut mampu memproteksi kulit dari sinar biru yang dihasilkan gawai, ditambah dengan packaging nano spray yang membuat formula tersebar melalui partikel-partikel kecil yang dapat terserap kulit lebih maksimal dan tidak merusak sel-sel kulit.

    "Aku mengembangkan brand kecantikan dengan merk Saffreskin ini bertujuan untuk menciptakan produk yang bermanfaat untuk banyak orang serta kualitas dan keamanan produk terjamin," ujar Kesha.

    Saffreskin facemist merupakan produk serbaguna yang dapat digunakan sebagai penyegar, moisturizer, toner, primer, dan setting spray.

    ADVERTISEMENT

    Produk ini menyasar konsumen milenial yang aktif menggunakan gadget dengan waktu yang relatif lebih lama. Saffreskin menggunakan bahan utama saffron yang disebut berkualitas premium. Rempah termahal dari Timur Tengah ini dikenal punya berjuta manfaat.

    Bahan itu dipadukan dengan hyaluronic acid dan glycerin yang fungsinya memperkuat skin barrier dan membuat kulit lebih lembap

    Kesha Ratuliu menjamin keamanan produk skincare Saffreskin karena sudah lulus uji BPOM. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...