Selain Ibu Hamil, Ini 4 Kelompok Orang yang Dilarang Diet Keto

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi diet ketogenik. shutterstock.com

    Ilustrasi diet ketogenik. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Diet keto saat ini sedang menjadi salah satu pola makan yang paling populer di kalangan pencinta kebugaran. Sebab, diet ini menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Selain membantu menurunkan berat badan, diet yang sangat rendah karbohidrat dan tinggi lemak ini juga efektif mengelola gejala diabetes dan kolesterol tinggi.

    Tetapi menjalani diet tinggi lemak untuk waktu yang lama juga dikaitkan dengan berbagai efek samping. Mengonsumsi terlalu banyak lemak dalam waktu lama dapat disebut meningkatkan risiko terkena batu ginjal dan masalah kesehatan lainnya.

    Sesuai para ahli di bidangnya, berikut 5 kelompok orang tidak disarankan mengikuti diet keto demi kesehatan.

    1. Ibu hamil

    ADVERTISEMENT

    Ibu hamil perlu ekstra hati-hati dengan pola makan dan kebiasaan makannya. Mereka perlu makan makanan yang seimbang dan bergizi untuk pertumbuhan bayi.

    Diet keto membuat mereka kehilangan karbohidrat dan serat. Selain itu, diet yang sangat ketat kekurangan beberapa mikronutrien esensial, yang menjadikannya pilihan diet yang tidak sehat selama kehamilan.

    2. Vegan

    Memang sulit untuk mengikuti diet keto untuk vegetarian, apalagi untuk vegan. Diet ini membatasi asupan karbohidrat tinggi dan makanan berserat tinggi seperti sayuran, biji-bijian, dan buah-buahan.

    Untuk vegan, buah-buahan dan sayuran adalah sumber nutrisi utama karena mereka sepenuhnya menghindari produk susu dan hewani. Bahkan jika mereka membatasi produksi alami maka mereka akan kehilangan nutrisi dasar yang dibutuhkan oleh tubuh agar berfungsi dengan baik.

    3. Orang dengan gangguan pencernaan

    Salah satu efek samping umum dari diet keto adalah sembelit. Karena rendah karbohidrat dan rendahnya asupan serat, orang sering merasa sembelit saat mengikuti diet ini. Jika Anda sudah menderita masalah terkait perut seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) atau sembelit kronis, diet ini dapat memperburuk keadaan.

    4. Orang dengan masalah ginjal

    Keto adalah diet tinggi lemak dan untuk memecah lemak dan membuang lemak ekstra dari tubuh, ginjal Anda harus bekerja sangat keras. Jika Anda sudah menderita masalah ginjal, mengikuti diet ini akan memberi tekanan ekstra pada organ Anda dan bahkan dapat memperburuk gejalanya.

    5. Orang dengan gangguan makan

    Orang yang menderita gangguan makan apa pun sering kali mengalami perubahan suasana hati yang berlebihan dan mungkin merasa sulit untuk tetap menjalankan diet ini.

    Jika diet keto tidak diikuti dengan benar, Anda mungkin tidak dapat mendapat hasil yang menguntungkan sehingga bisa menurunkan motivasi. Dalam kasus seperti itu, lebih baik berkonsultasi dengan ahli sebelum memulai diet apa pun.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.