6 Tanda Bahaya Kehamilan di Trimester Ketiga, Jangan Abai

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hamil bermasalah. shutterstock.com

    Ilustrasi hamil bermasalah. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kehamilan yang sehat umumnya tidak mengalami banyak kendala, selain morning sick yang wajar. Namun, dalam perjalanannya, sering kali ibu hamil menghadapi komplikasi yang disebabkan oleh kondisi kesehatan atau faktor luar. Ada beberapa tanda bahaya kehamilan yang perlu diwaspadai sebelum terjadinya komplikasi. 

    Dari kontraksi hingga pembengkakan kaki, ini lima tanda bahaya kehamilan yang sering ditemui di trimester ketiga.

    1. Kontraksi

    Kram perut biasa terjadi selama kehamilan. Tapi keadaan menjadi serius jika mulai mengalami kontraksi atau pengencangan rahim yang berat. Kontraksi yang teratur dan menyakitkan, jauh sebelum tanggal kelahiran bisa menjadi tanda awal persalinan prematur.

    ADVERTISEMENT

    2. Perdarahan hebat

    Banyak wanita mengeluhkan pendarahan pada awal kehamilan, tapi itu biasanya normal. Pendarahan ringan ini biasanya muncul sebagai bercak, juga dikenal sebagai pendarahan implantasi.

    Tapi ketika mengalami pendarahan hebat, maka harus ditanggapi dengan serius. Itu bisa menandakan adanya masalah, seperti keguguran. Wanita hamil dengan penempatan plasenta yang tidak normal memiliki risiko lebih tinggi selama pendarahan tersebut, karena dapat menimbulkan masalah bagi ibu dan bayinya.

    3. Keputihan

    Keputihan juga biasa terjadi selama kehamilan. Tapi menjelang kelahiran, biasanya akan terjadi keputihan hebat yang mungkin merupakan tanda pecahnya ketuban. Ketuban, yaitu cairan yang mengelilingi bayi di dalam kandungan, penting untuk pertumbuhan dan perkembangan. Itulah sebabnya kebocoran ketuban dini dapat menyebabkan masalah.

    4. Masalah penglihatan

    Pusing dan penglihatan kabur bisa terjadi selama dua bulan terakhir kehamilan. Jika menghadapi masalah saat fokus atau sering mendapatkan penglihatan kabur, maka Anda harus segera menghubungi dokter. Ini bisa menjadi serius terutama bagi pasien yang menderita diabetes.

    5. Pembengkakan di kaki dan lengan

    Pembengkakan di kaki adalah hal yang normal selama kehamilan. Tapi perlu diperhatikan jika pembengkakan itu menyakitkan atau disertai kemerahan dan ruam. Gumpalan darah bisa menjadi alasan di baliknya. Setiap pembengkakan yang menyakitkan pada lengan, kaki dan wajah harus segera dilaporkan ke dokter.

    6. Sakit kepala parah 

    Sakit kepala sesekali saat sedang hamil bukan masalah besar. Tapi jika itu terjadi terus menerus dan parah, terutama jika disertai dengan pingsan, pusing, dan / atau penglihatan kabur, Anda harus menghubungi dokter. 

    Sakit kepala parah pada trimester kedua dan ketiga mungkin menandakan preeklamsia, suatu kondisi yang ditandai dengan tekanan darah tinggi. Kondisi ini menurunkan aliran darah ke bayi dan bisa menimbulkan gangguan kesehatan bagi ibu dan bayi. 

    TIMES OF INDIA | PARENTS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...