Pippa Middleton Hamil Anak Kedua dengan James Matthews

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pippa Middleton dan adiknya, James Middleton, saat menyaksikan laga turnamen tenis Wimbledon di London, Inggris, Kamis, 5 Juli 2018. Adik Duchess of Cambridge Kate Middleton ini sejak kecil memang menyukai olahraga tenis. REUTERS/Tony O'Brien

    Pippa Middleton dan adiknya, James Middleton, saat menyaksikan laga turnamen tenis Wimbledon di London, Inggris, Kamis, 5 Juli 2018. Adik Duchess of Cambridge Kate Middleton ini sejak kecil memang menyukai olahraga tenis. REUTERS/Tony O'Brien

    TEMPO.CO, Jakarta - Adik Kate Middelton, Pippa Middleton, dikabarkan hamil anak kedua dengan suaminya, James Matthews,  People dan Page Six melaporkan pasangan ini sangat berbahagia menantikan buah hatinya.

    "Pippa dan James sangat senang, ini berita fantastis di tengah tahun yang sulit. Seluruh keluarga senang,” kata seorang sumber.

    Pippa dan James memiliki satu putra, Arthur yang berusia dua tahun. Pasangan itu menikah pada 2017. Pippa belum mengonfirmasi kehamilan keduanya.

    Saat hamil pertama, dia mengumumkannya melalui kolom majalah Waitrose Weekend yang berfokus pada olahraga selama kehamilan.

    ADVERTISEMENT

    "Ketika saya mengetahui kabar gembira bahwa saya hamil, saya menyadari bahwa saya perlu menyesuaikan rutinitas normal 4 ke 5 hari seminggu dan menemukan cara untuk melanjutkan olahraga saya dengan aman selama tiga trimester," tulisnya di kolom kembali pada tahun 2018.

    "Saya fanatik tentang olahraga dan telah melihat banyak buku dan situs web tentang olahraga selama kehamilan, tetapi kecewa dengan informasi teknis yang terbatas tentang apa yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan. Saya menemukan hal itu terutama selama trimester pertama yang berisiko. Dan ini adalah kehamilan pertama saya, saya memiliki begitu banyak pertanyaan yang saya rasa belum terjawab.”

    Pippa sempat merahasiakan kehamilan pertamanya di trimester awal. Untungnya tidak seperti Kate Middleton, dia tidak menderita morning sickness yang parah.

    "Saya beruntung bisa melewati [tanda] 12 minggu tanpa menderita morning sickness," tulisnya. "Itu berarti saya bisa melanjutkan seperti biasa dan melanjutkan sebagian besar olahraga saya dengan pengetahuan yang lebih baik dan, yang lebih penting, profesional untuk dipelajari."

    "Saya memperhatikan perubahan tubuh dan peningkatan berat badan, tetapi melalui olahraga dan olahraga yang efektif, saya merasa hal itu diperkuat untuk mendukung kehamilan, kelahiran, dan pemulihan yang sehat," tambahnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pendaftaran Kartu Prakeraja Gelombang 18 Akan Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar

    Pemerintah akan membuka pendaftaran program Kartu Prakerja Gelombang 18 dalam waktu dekat. Begini syarat dan cara daftar untuk mendapatkan kartu itu.