Penyebab dan Gejala Pembengkakan Jantung yang Dialami Melisha Sidabutar

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Melisha Sidabutar, peserta Indonesian Idol Special Season. Foto: IG @melishapricilla.

    Melisha Sidabutar, peserta Indonesian Idol Special Season. Foto: IG @melishapricilla.

    TEMPO.CO, JakartaPeserta Indonesian Idol Special Season Melisha Sidabutar meninggal di usia 19 tahun pada Selasa, 8 Desember 2020. Sahabatnya, Ellysia Belinda, melalui Instagram Story-nya mengatakan bahwa berdasarkan hasil foto Rontgen, Melisha mengalami pembengkakan jantung. 

    "Jadi emang udah lemas dari pagi atau kemarin (ga tahu jelasnya ya guys). Terus mamanya cerita, mau dibawa ke RS dari kemarin, cuma Melisha bilang gak usah takut covid. Akhirnya hari ini benar-benar lemes," tulisnya. 

    Pembengkakan jantung atau kardiomegali terjadi ketika otot bekerja sangat keras sehingga menebal atau jika bilik melebar. Menurut laman Web MD, penyebabnya antara lain tekanan darah tinggi dan penyakit arteri koroner. 

    Karena membengkak, jantung tidak memompa darah secara efektif sehingga menyebabkan stroke atau gagal jantung kongestif. Kondisi ini bisa semakin parah seiring dengan waktu. Kebanyakan orang yang mengalami kondisi ini membutuhkan perawatan seumur hidup. 

    Kadang-kadang pembengkakan jantung tidak menimbulkan gejala. Namun, menurut Healthline, gejala yang biasanya muncul antara lain sesak napas, irama jantung yang tidak teratur (aritmia), bengkak di kaki dan pergelangan kaki yang disebabkan oleh penumpukan cairan (edema), kelelahan, dan pusing.

    Ketika kondisinya semakin gawat, muncul gejala seperti nyeri dada, kesulitan mengatur napas, nyeri di lengan, punggung, leher, atau rahang, juga pingsan. 

    Penyebab paling umum pembengkakan jantung adalah penyakit jantung iskemik dan tekanan darah tinggi. Penyakit jantung iskemik terjadi ketika arteri menyempit, yang disebabkan oleh timbunan lemak yang menumpuk di arteri sehingga menyulitkan darah masuk ke jantung.

    Penyakit lain yang membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh juga dapat menyebabkan jantung membesar, seperti kardiomiopati atau penyakit jantung progresif yang merusak otot jantung, penyakit katup jantung, serangan jantung, penyakit tiroid, aritmia, dan cacat bawaan lahir. 

    Penyebab lainnya bisa penyakit paru-paru, miokarditis atau peradangan otot jantung, hipertensi paru, anemia, penyakit jaringan ikat seperti scleroderma, atau penggunaan narkoba dan alkohol.

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.