Cara Alami Mengatasi Ruam Popok pada Bayi Pakai Minyak Kelapa hingga Lidah Buaya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi popok bayi. Wisegeek.com

    Ilustrasi popok bayi. Wisegeek.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ruam popok merupakan salah satu masalah kulit yang paling sering terjadi pada bayi. Penyebabnya adalah pemakaian popok yang terlalu ketat atau kontak terlalu lama dengan urin dan feses. Kondisi ini sangat mengganggu kenyamanan bayi, karena itu orang tua perlu tahu cara mengatasinya.

    Dalam kondisi yang parah, ruam popok bisa terasa sakit dan meninggalkan bekas di kulit bayi. Apalagi, kulit bayi sangat sensitif. Untuk mencegah ruam ini semakin parah, berikut 5 pengobatan alami yang bisa diikuti.

    1. Minyak kelapa

    Cara terbaik mengobati ruam popok pada bayi adalah dengan mengoleskan minyak kelapa dan memijat lembut area ruam tersebut. Minyak kelapa paling baik karena memiliki sifat antijamur dan antibakteri dan merupakan salah satu pengobatan paling efektif untuk ruam popok.

    ADVERTISEMENT

    2. Gel lidah buaya

    Untuk menenangkan kulit bayi yang terkena ruam, gel lidah buaya jadi salah satu yang paling baik. Gel lidah buaya dari tanaman dapat dikenal ampuh untuk mengatasi berbagai masalah kulit, dari bayi hingga orang dewasa.

    3. ASI

    Ibu menyusui juga bisa menggunakan air susu ibu untuk menutrisi area ruam. ASI memiliki sifat anti infeksi alami yang efektif.

    4. Mandi oatmeal

    Mandi oatmeal dapat mengurangi peradangan dan iritasi yang disebabkan oleh ruam popok pada bayi. Ini juga mengurangi rasa gatal dan nyeri.

    5. Ganti popok secara teratur

    Sering mengganti popok adalah cara paling efektif untuk mengatasi ruam popok. Segera ganti popok bayi sebelum penuh atau terisi feses bayi. Sebelum menggantinya, bersihkan area yang tertutup popok dan pastikan kering sebelum memakaikannya lagi. Pilih popok yang tidak terlalu ketat.

    PINKVILLA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...