Potret Eve Jobs, Putri Pendiri Apple Steve Jobs yang Memulai Debutnya jadi Model

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eve Jobs memulai debutnya sebagai model (Instagram/@evecjobs)

    Eve Jobs memulai debutnya sebagai model (Instagram/@evecjobs)

    TEMPO.CO, Jakarta - Putri bungsu Steve Jobs, Eve Jobs, memulai debutnya sebagai model. Perempuan berusia 22 tahun itu bergabung dengan bintang Euphoria, Sydney Sweeney, dan runner-up Drag Race RuPaul, Naomi Smalls, untuk kampanye iklan liburan produk kecantikan Glossier.

    Di iklan pertamanya, Eve berani telanjang berpose duduk di bak mandi busa, sambil menyeruput segelas anggur, sembari menampilkan riasan wajah minimalis.

    Di foto lain, dia mengenakan masker di bawah mata dan mengoleskan Glossier Lip Gloss warna Merah ke bibirnya. Dia menulis di Instagram, "Terima kasih terbesar untuk @emilyweiss & semua orang di @glossier! Lihat koleksinya."

    Seperti Eve Jobs, aktris Sweeney menggunakan riasan natural dalam foto kampanye yang diambilnya untuk Glossier. Aktris 23 tahun itu mempertahankan rambutnya dalam bentuk bergelombang bertekstur santai dan menunjukkan warna emas berkilau dari Glossier Lip Gloss yang dia kenakan dalam selfie.

    ADVERTISEMENT

    Naomi Smalls, runner up musim kedelapan Drag Race RuPaul, yang juga jadi model di iklan ini menggunakan warna emas dari Glossier Lip Gloss dalam selfie yang bersinar.

    Putri bungsu Steve Jobs, Eve Jobs, juga dikenal sebagai salah satu penunggang kuda muda paling berprestasi di bawah usia 25 tahun di dunia.

    CNBC melaporkan bahwa Eve, salah satu dari empat anak pendiri Apple, bersekolah di Stanford University, sekolah yang sama tempat ayah dan ibunya Laurene Powell-Jobs bertemu.

    Dia juga salah satu penunggang kuda muda paling berprestasi di bawah usia 25 di dunia. Menurut Horse Sport, Eve menempati peringkat lima dalam daftar 1.000 pembalap teratas di bawah 25 tahun di seluruh dunia pada 2019. Halaman Instagram-nya juga menunjukkan semangat yang dimilikinya untuk olahraga tersebut.

    Dalam sebuah wawancara dengan majalah Horse Sport pada 2019, dia mengaku termasuk orang yang sensitive. “Saya banyak menginternalisasi dan menjadi kesal dengan diri sendiri ketika merasa kacau, baik dalam hidup atau dengan berkuda," katanya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.