Merasa Lebih Stres Sepanjang 2020, Ayo Belajar Mengelola Stres dengan 5 Tips Ini

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita. Freepik.com/Jcomp

    Ilustrasi wanita. Freepik.com/Jcomp

    TEMPO.CO, Jakarta - Jika Anda berhasil melewati tahun 2020 tanpa merasa stres, selamat — Anda hebat. Bagi kita semua, tahun yang penuh gejolak ini telah berusaha cukup untuk membuat orang yang paling positif pun mencari dukungan.

    Bindiya Gandhi, MD, ahli pengobatan keluarga dan pengobatan integratif, untuk membagikan nasihatnya yang paling berpengaruh tentang bagaimana benar-benar mengelola stres. “Kami terus-menerus terkena stres, tetapi beban stres kami semakin meningkat karena pandemi,” kata Dr. Gandhi seperti dilansir dari laman Well and Good. “Saya mendorong semua orang untuk mempelajari beberapa teknik yang dapat mereka gunakan di kemudian hari. Harapan saya adalah setelah pandemi ini berakhir, kita akan menjadi masyarakat yang lebih tangguh dengan keterampilan manajemen stres yang lebih baik."

    Dr. Gandhi mengatakan bahwa sejumlah stres akan selalu normal (karena hidup tidak akan tiba-tiba bebas dari rasa khawatir setelah kalender mencapai tahun 2021), tetapi belajar bagaimana mengelolanya adalah kuncinya. Dari menyesuaikan pola makan dan gaya hidup Anda hingga rekomendasi tentang suplemen berikut ini teknik tanpa stres yang dapat Anda terapkan secepatnya.

    5 cara mengurangi stres

    1. Konsumsi gula, alkohol, dan kafein secukupnya
    Stres mungkin membuat Anda ingin menghabiskan sekotak kue dan sebotol merah, tetapi beralih ke gula, alkohol, atau kafein sebenarnya bisa memperburuk keadaan, menurut Dr. Gandhi.

    Saat Anda stres, Anda biasanya mengalami lonjakan hormon kortisol, yang dapat menyebabkan mengidam gula dan masalah tidur, katanya. Masalahnya, kafein juga meningkatkan kortisol, jadi seperti membuang bahan bakar ke atas api: Anda stres, jadi Anda tidak tidur, jadi Anda minum kopi, yang dapat meningkatkan stres Anda (dan mengidam gula), dan siklusnya berulang.

    Anda mungkin berpikir segelas anggur akan membantu memutus siklus (alkohol membuat orang mengantuk, kan?), Tetapi Dr. Gandhi berkata, pikirkan lagi. "Alkohol mengganggu ritme sirkadian Anda dan menghambat Anda untuk mendapatkan tidur REM yang nyenyak, itulah mengapa sebaiknya hindari saat Anda sudah merasa kewalahan," katanya. Sebaliknya, pilihlah teh herbal dan camilan gurih selama waktu istirahat dan jadwal tidur.

    2. Jadilah aktif
    Ya, endorfin membuat orang bahagia, tetapi selain efek samping fisik yang menghilangkan stres dari berolahraga, menambahkan lebih banyak gerakan ke dalam hari Anda memberi Anda kesempatan untuk memfokuskan energi Anda pada sesuatu yang positif, daripada memikirkan hal-hal negatif.

    “Baik itu jalan cepat di taman, beberapa asana yoga, lunge, atau bahkan latihan lari, latihan ringan [rutin] akan menurunkan produksi kortisol Anda, membantu Anda tidur lebih nyenyak di malam hari, dan meningkatkan suasana hati Anda,” Dr. Kata Gandhi. Bisakah Anda merasakan endorfin itu?

    3. Cobalah suplemen
    Gandhi adalah penggemar berat penggunaan suplemen untuk membantu mengatasi stres sesekali, dan sering merekomendasikan suplemen tersebut kepada pasiennya yang mencari dukungan dalam menghadapi emosi yang tidak begitu menarik.

    Beberapa pemukul berat lainnya dalam permainan manajemen stres? Magnesium (yang ditunjukkan oleh tinjauan tahun 2017 dari 18 studi berbeda dapat membantu mengatasi kecemasan sesekali), vitamin B, dan 5-HTP. * Dr. Gandhi menjelaskan bahwa 5-HTP adalah asam amino yang merupakan prekursor serotonin (hormon perasaan-baik). ), jadi ini mempromosikan suasana hati yang tenang dan rileks. * Semakin banyak Anda tahu.

    4. Cobalah meditasi
    Salah satu saran Dr. Gandhi untuk mengurangi kortisol? Meditasi. Dan terlepas dari apa yang tampak bagi Anda, apa pun mulai dari berjalan-jalan dengan tenang di sekitar blok (menghabiskan waktu di luar ruangan adalah salah satu hal penting lainnya dalam daftar teknik bersantai Dr. Gandhi) hingga sesi mediasi terpandu lengkap dapat membantu mempromosikan perasaan tersebut ketenangan yang Anda kejar.

    “Meluangkan waktu untuk menerapkan keheningan selama beberapa menit sehari sangat bermanfaat,” kata Dr. Gandhi. "Ini mengubah proyeksi hari Anda dan secara signifikan menurunkan produksi kortisol Anda dalam jangka panjang."

    5. Lakukan lebih banyak hal yang membuat Anda bahagia
    Sekarang, Anda mungkin tidak dapat berhenti dari pekerjaan Anda dan pindah ke pulau tropis atas nama menghilangkan stres, tetapi Anda mungkin sengaja menjadwalkan waktu untuk melakukan hal-hal yang membuat Anda bahagia.

    Baik itu membaca, menyanyi, atau hanya bermain dengan anjing Anda, luangkan waktu sejenak untuk mencatat apa yang membuat Anda merasa paling bahagia — kemudian temukan cara untuk melakukan lebih banyak hal tersebut setiap hari, meskipun hanya selama lima menit. Mari kita menuju tahun 2021 dengan lebih sedikit stres, dan lebih banyak kegembiraan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.