Desainer Tas Ikonik Longchamp Meninggal akibat Komplikasi COVID-19

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Philippe Cassegrain, desainer tas Le Pliage Longchamp meninggal akibat komplikasi COVID-19 pada Sabtu, 28 November 2020. (Instagram/@longchamp)

    Philippe Cassegrain, desainer tas Le Pliage Longchamp meninggal akibat komplikasi COVID-19 pada Sabtu, 28 November 2020. (Instagram/@longchamp)

    TEMPO.CO, Jakarta - Philippe Cassegrain, perancang tas Le Pliage Longchamp, meninggal di usia 83 tahun di rumah sakit akibat komplikasi COVID-19. Brand tas Prancis itu mengumumkan kabar duka ini pada Senin, 30 November 2020.

    Cassegrain yang saat ini menjabat sebagai presiden perusahaan mendedikasikan lebih dari 60 tahun untuk bisnis fashion yang dijalankan keluarganya. Ayahnya, Jean, mendirikan Longchamp sebagai produsen penutup pipa tembakau. Perusahaan tersebut kemudian beralih ke barang-barang kulit pria - dari dompet hingga tas genggam - yang dibuat di pabriknya di Lembah Loire, Prancis.

    Menurut Longchamp, Cassegrain disiapkan oleh ayahnya untuk memajukan ekspansi internasional perusahaan. Ayahnya mengirim Cassegrain ke Asia, Afrika, dan Amerika Serikat pada tahun 50-an dengan sampel Longchamp di kopernya.

    Ketika dia kembali, dia bergabung dengan perusahaan untuk membantu ayahnya dalam segala hal mulai dari penciptaan dan manufaktur hingga pengembangan pemasaran dan penjualan. Dia mengambil alih kemudi manajemen pada 1972, dan memperkenalkan tas travel yang menggabungkan nilon dengan kulit.

    ADVERTISEMENT

    Pada tahun 1980-an, bersama istrinya Michèle Cassegrain, dia memperkenalkan tas feminin ke dunia, dan pada 1993 menciptakan Le Pliage, yang kemudian menjadi produk paling ikonik Longchamp. Hingga saat ini, perusahaan telah menjual lebih dari 30 juta unit tas nilon bergagang kulit itu.

    Tas Le Pliage Longchamp (Instagram/@longchamp)

    "Sama seperti logo merek, seorang penunggang kuda yang berlari kencang, Philippe Cassegrain adalah seorang kreatif yang tak kenal lelah dengan rasa ingin tahu yang tak pernah terpuaskan," demikian pernyataan Longchamp.

    Setiap musim, dia bekerja untuk memperbarui koleksi tas dan koper pria. Dia datang setiap hari ke kantor untuk bertukar pikiran dengan para pekerja di workshop.

    Bisnis Longchamp saat ini dikendalikan oleh anak-anaknya, generasi ketiga Cassegrains. Putra tertuanya Jean adalah direktur eksekutif; putrinya, Sophie Delafontaine, adalah direktur kreatif, dan putranya yang paling muda, Olivier, memimpin butik merek Amerika.

    Baru-baru ini, dua cucu Philippe Cassegrain bergabung dengan perusahaan: Adrien sebagai direktur transformasi, dan Hector sebagai manajer umum di Inggris Raya.

    WWD | FASHION WEEK DAILY 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.