5 Alasan Penting Mendorong Anak Jadi Mandiri, Supaya Tangguh dan Percaya Diri

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi ibu bekerja dan anak di rumah. Freepik.com

TEMPO.CO, Jakarta - Tidak ada pedoman untuk menjadi orang tua yang sempurna dan seseorang bahkan tidak bisa menjadi orang tua yang sempurna. Yang bisa kita lakukan hanyalah mendorong anak-anak kita untuk menjadi baik dan belajar dari yang terbaik. Membesarkan anak Anda dalam lingkungan yang sehat di mana mereka menimbulkan kebiasaan yang baik dan meneruskannya adalah satu-satunya cara yang benar dalam mengasuh anak. Menjadi mandiri datang dengan banyak tantangan dan keadaan tak terduga yang Anda jalani sendiri. Ini membuat anak Anda lebih percaya diri karena mereka memiliki pengetahuan dan pengalaman.

Melakukan sesuatu untuk anak Anda dan memanjakan mereka karena kebiasaan adalah dilema setiap ibu. Anda ingin berada di sana untuk mereka dan memberi mereka kenyamanan, tetapi Anda juga tidak ingin mereka menerima begitu saja. Jika Anda terjebak dalam dilema ini, berikut 5 alasan mengapa Anda harus mendorong anak Anda untuk mandiri dan independen, seperti dilansir dari laman Pinkvilla.

Alasan harus mendorong anak jadi mandiri

1. Memberi mereka pengetahuan dan pengalaman

Hidup sendiri memberi Anda pengalaman yang Anda butuhkan untuk bertahan hidup. Naluri bertahan hidup mereka bergantung pada seberapa baik mereka dapat mengelola sendiri tanpa bantuan siapa pun. Ini akan memberi mereka pengetahuan dan pengalaman yang tepat untuk mencapai kesuksesan dan menjalani hidup bahagia.

2. Membantu membangun kepercayaan diri pada mereka

Keyakinan adalah kunci hidup yang sukses. Dengan mengajari anak Anda untuk mandiri, mereka akan mendapatkan kepercayaan diri setelah waktu yang cukup dan belajar mengutarakan pikiran mereka tanpa ragu-ragu. Mereka akan mulai percaya pada diri mereka sendiri karena mereka memiliki pelajaran penting untuk hidup sendiri dan sukses dalam hidup tanpa meminta bantuan apa pun.

3. Membuat mereka pintar

Menavigasi melalui rintangan, dan mencari cara untuk menemukan solusi untuk setiap masalah akan meningkatkan kemampuan kognitif, kecerdasan emosional, dan keterampilan pemecahan masalah mereka. Ini akan menambah perkembangan mental mereka.

4. Menimbulkan rasa syukur

Begitu anak-anak Anda mulai menjalani kehidupan mandiri tanpa pamrih, mereka akan lebih menghargai akarnya dan mendorong kualitas rasa syukur dengan menyadari nilai segalanya. Bersyukur adalah tentang berterima kasih kepada para bintang karena memiliki tempat tinggal yang baik, keluarga, dan makanan yang banyak dari kita tidak diberkati.

5. Membuat mereka tangguh

Hanya dengan melalui kegagalan, Anda belajar membuat diri Anda cukup tangguh untuk melewati badai tergelap namun keluar dari situ hidup-hidup. Anak-anak Anda akan belajar bagaimana menjadi tangguh dan mereka akan memiliki pikiran yang optimis dan tahu bahwa setiap badai pada akhirnya akan berlalu.






Curhat Hilaria Baldwin tentang Sulitnya Bersikap Adil pada Tujuh Anak

6 jam lalu

Curhat Hilaria Baldwin tentang Sulitnya Bersikap Adil pada Tujuh Anak

Hilaria Baldwin dan suaminya, Alec Baldwin, menyambut kelahiran anak ketujuh mereka pekan lalu.


Berapa Batas Asupan Gula yang Aman bagi Anak?

11 jam lalu

Berapa Batas Asupan Gula yang Aman bagi Anak?

Mengonsumsi gula melebihi batas anjuran dapat memicu masalah pada tubuh dan kembang anak.


7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

12 jam lalu

7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

Pembaptisan anak hingga larangan untuk berbicara keras di depan umum, inilah 7 pola asuh anak yang harus ditaati oleh keluarga Kerajaan Inggris.


Scarlett Johansson Ungkap Hubungan Unik Nama Kedua Anaknya Cosmo dan Rose

17 jam lalu

Scarlett Johansson Ungkap Hubungan Unik Nama Kedua Anaknya Cosmo dan Rose

Scarlett Johansson dan Colin Jost menikah tahun 2020, keduanya memiliki seorang putra bernama Cosmo


4 Jenis Pola Asuh Anak dan Dampaknya

21 jam lalu

4 Jenis Pola Asuh Anak dan Dampaknya

Dalam psikologis, dikenal 4 gaya pola asuh anak, yaitu pola asuh otoritatif, otoriter, permisif, dan pengabaian. Berikut adalah penjelasannya.


4 Mitos Pengasuhan Anak alias Parenting yang Harus Anda Tinggalkan

1 hari lalu

4 Mitos Pengasuhan Anak alias Parenting yang Harus Anda Tinggalkan

Seiring perkembangan zaman dan pengetahuan, berikut adalah empat mitos terkait pola asuh anak atau parenting yang sebaiknya Anda tinggalkan.


Cerita Meghan Trainor Dihantui Rasa Bersalah saat Melahirkan Putranya

1 hari lalu

Cerita Meghan Trainor Dihantui Rasa Bersalah saat Melahirkan Putranya

Meghan Trainor berbicara tentang perasaan bersalah saat putranya berada di unit perawatan intensif neonatal (NICU)


Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

1 hari lalu

Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

Punya satu anak atau tidak sama sekali atau childfree bukan tren baru di kalangan generasi milenial namun merupakan pilihan.


Alasan Generasi Milenial Pilih Punya Keluarga Kecil

1 hari lalu

Alasan Generasi Milenial Pilih Punya Keluarga Kecil

Psikolog menyebut beberapa alasan yang mendasari generasi milenial memutuskan untuk memiliki satu atau dua anak, bahkan tanpa anak.


4 Anak 11-13 Tahun Jadi Pelaku Kekerasan Seksual, Menteri PPPA: Hentikan Konten Asusila Dewasa

1 hari lalu

4 Anak 11-13 Tahun Jadi Pelaku Kekerasan Seksual, Menteri PPPA: Hentikan Konten Asusila Dewasa

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga menginstruksikan konten asusila dewasa yang mempengaruhi pertumbuhan anak.