5 Trik Menghadapi Anak Pemberontok tanpa Keributan, Butuh Kesabaran Ekstra

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak dan orang tua. Freepik.com/Peoplecreations

    Ilustrasi anak dan orang tua. Freepik.com/Peoplecreations

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak yang suka membuat ulah dan keributan bukanlah hal yang aneh, itu ada dalam DNA mereka. Anak juga dapat menunjukkan perilaku menantang suatu saat. Mereka bisa sengaja melakukan kebalikan dari apa yang diminta. Sulit untuk menangani perilaku seperti itu, apalagi bila Anda selaku orang tua tidak tahu apa penyebabnya.

    Namun, itu adalah bagian normal dari perkembangan anak. Ada beberapa cara untuk menghadapi aksi pemberontakan dilakukan anak Anda, menurut laman Pinkvilla, Kamis, 26 November 2020.

    1. Cari tahu penyebabnya

    Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari akar dari perilaku tersebut. Bicaralah dengan mereka dan diskusikan perilakunya. Cari tahu juga apa yang menyebabkannya.

    ADVERTISEMENT

    2. Kendalikan amarah 

    Ketika anak berperilaku menantang, orang tua mungkin akan kehilangan kesabaran. Kendalikan amarah Anda pada saat-saat seperti karena itu hanya akan memperburuk situasi. Bersabarlah dan tangani dengan tenang.

    3. Kompromi

    Temukan jalan tengah. Cobalah berkompromi dan memilih jalan tengah apa yang Anda inginkan dan apa yang mereka inginkan. Mengambil jalur tengah akan mencegah pertengkaran dan perbedaan pendapat.

    4. Jadilah teman, bukan diktator

    Bertemanlah dengan anak dan hindari bersikap terlalu keras atau kaku dengan mereka. Teruslah berbicara dengan mereka seperti seorang teman dan lihat apa yang mengganggu mereka, perbaiki juga perilaku Anda.

    5. Jangan sering mengomel

    Amati apakah alasan perilaku anak  adalah omelan orang tua yang terus-menerus. Jangan meneriaki mereka dan mengingatkan terus menerus untuk membersihkan kamar mereka. Beri tahu mereka satu per satu dengan lembut dan tunggu sampai mereka menyelesaikannya sebelum memberi mereka instruksi lainnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...