8 Kebiasaan Sarapan yang Sehat untuk Perempuan, Bisa Cegah Kenaikan Berat Badan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi sarapan (pixabay.com)

    ilustrasi sarapan (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah puasa semalaman, sarapan yang seimbang mengisi kembali energi untuk beragam aktivitas rutin sepanjang hari. Jika sarapan dilakukan dengan tepat, manfaatnya bukan hanya memberi energi, tapi juga menjaga kesehatan dan mencegah kenaikan berat badan. 

    Sebuah studi kecil pada 2017 menunjukkan bahwa makan sarapan yang cukup dapat meningkatkan pembakaran lemak, meningkatkan kesehatan metabolisme secara keseluruhan, dan bahkan berpotensi mengurangi risiko diabetes tipe 2.

    “Jika memulai hari dengan sarapan, Anda dapat melanjutkan hari dengan pilihan dan kebiasaan makan yang sehat,” kata Michelle Zive, ahli diet terdaftar dan Pelatih Nutrisi Bersertifikat National Academy of Sports Medicine.

    Dia mengatakan mMakanan terbaik dan paling mengenyangkan saat sarapan mengandung biji-bijian — yang memuaskan rasa lapar lebih lama dan lebih baik untuk pencernaan Anda — protein rendah lemak seperti susu tanpa lemak, yogurt, telur, serta buah-buahan dan / atau sayuran utuh.

    Berikut adalah beberapa kebiasaan sarapan terbaik yang ingin dilakukan wanita secepatnya, menurut ahli diet, seperti dilansir eatthis.com, Sabtu, 21 November 2020. 

    1. Sarapan mengenyangkan

    Sarapan yang mengenyangkan memberi energi yang cukup pada otak untuk memulai hari dan metabolisme. Ini juga membantu mencegah Anda makan berlebihan pada siang hari.

    Kenyataannya, banyak orang yang hanya sarapan sedikit agar tidak banyak kalori yang masuk. "Ini hanya akan menjadi bumerang bagi Anda di kemudian hari. Tubuh akan memberi dorongan untuk makan melewati titik kenyang yang nyaman untuk mengganti kalori yang dilewatkan sebelumnya,” kata Colleen Christensen, ahli diet dan ahli gizi terdaftar.

    Sebuah studi 2020 menemukan bahwa orang yang sarapan banyak dan makan malam dengan porsi kecil membakar kalori dua kali lebih banyak sepanjang hari dibandingkan dengan orang yang sarapan sedikit dan makan malam besar.

    2. Minum air cukup

    Salah satu kebiasaan sederhana yang sehat pada waktu sarapan adalah minum air cukup. Sebab, tubuh butuh pengganti cairan selama tidur malam yang panjang tanpa hidrasi.

    "Saya memulai setiap pagi dengan segelas besar air," kata Maggie Moon, ahli diet terdaftar dan penulis buku terlaris The MIND Diet. "Bahkan 1 hingga 2 persen dehidrasi berdampak pada seberapa baik fungsi otak."

    Minum air sebelum atau saat sarapan juga membantu pencernaan dan membersihkan racun, memberi perasaan kenyang, menyeimbangkan cairan, mengisi bahan bakar otak, meningkatkan sistem kekebalan, dan mendukung kesehatan kulit.

    3. Prioritaskan protein 

    Para ahli merekomendasikan sarapan mengandung sumber protein, terutama jika Anda aktif secara fisik atau ingin membangun otot.

    "Setiap sel dalam tubuh kita mengandung protein, yang berarti makan protein dalam sarapan Anda membantu memperbaiki sel yang rusak dan membuat sel baru," kata Sydney Spiewak, ahli diet. "Protein juga membantu kita kenyang lebih lama sehingga kita akan mengurangi ngemil di siang hari."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO 7 Tips Mengajar di Masa Pandemi Covid-19

    Pandemi akibat wabah virus corona memaksa siswa berdiam di rumah. Mendikbud Nadiem Makarim memiliki 7 tips mengajar di masa pandemi Covid-19.