Hati-hati, Belimbing dan 6 Makanan Ini Mengandung Bisa Racun Berbahaya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belimbing. Pixabay.com/chrisad85

    Ilustrasi belimbing. Pixabay.com/chrisad85

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak ada yang dengan sengaja memakan racun. Tapi kadang-kadang kita tidak tahu bahwa makanan di dapur sebenarnya mengandung racun yang bisa berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

    Makanan ini mungkin awalnya tidak beracun, tetapi ketika disimpan terlalu lama atau dikonsumsi dalam jumlah banyak, zat di dalamnya bisa menyebabkan mual, pusing, bahkan berakibat fatal.

    Berikut daftar makanan beracun yang berisiko membahayakan kesehatan.

    1. Kentang kehijauan

    ADVERTISEMENT

    Kentang yang sudah disimpan terlalu lama bisa berubah kehijauan karena kandungan glycoalkaloids. Substansi beracun ini juga bisa ditemukan di daun, tunas, atau batang kentang. Mengonsumsi kentang dengan kandungan glycoalkaloids tinggi dapat menyebabkan mual, diare, bingung, sakit kepala, hingga ancaman kehilangan nyawa.

    2. Biji apel

    Biji apel mengandung sianida. Untungnya, ada lapisan di sekitar biji apel yang bisa melindungi sistem tubuh ketika tidak sengaja menelannya. Pada dosis tertentu, sianida dapat menyebabkan napas tersengal-sengal, kejang, hingga kematian.

    3. Pala

    Rempah yang sering digunakan sebagai bumbu dalam masakan Indonesia ternyata juga mengandung racun. Mengonsumsi pala dalam jumlah berlebihan seperti 1 sendok penuh dapat menyebabkan masalah kesehatan. Kandungan minyak myristicin di dalamnya dapat menyebabkan halusinasi, lesu, sakit kepala, bingung, hingga kejang.

    4. Jamur

    Ada dua tipe jamur yang sangat berbahaya, yaitu Amanita phalloides (the death cap) dan Amanita virosa (the destroying angel). Mengonsumsi jamur liar ini dapat menyebabkan diare, muntah, dehidrasi, rasa haus berlebihan, gagal ginjal, koma, hingga kematian.

    5. Kacang merah mentah

    Kacang merah mentah masuk dalam daftar makanan beracun  karena kandungan protein lektinnya yang tinggi. Ketika seseorang mengonsumsinya, akibatnya bisa berupa sakit perut, muntah, hingga diare. Itu sebabnya sangat penting untuk terlebih dahulu merebus kacang merah sebelum mengolahnya.

    6. Kacang almond

    Kacang almond mengandung zat kimia amygdalin yang bisa berubah menjadi sianida. Kandungan tertinggi ada pada almond pahit dibandingkan dengan almond manis. Mengonsumsinya dapat menyebabkan kram, mual, hingga diare.

    7. Belimbing

    Belimbing mengandung zat racun, yaitu neurotoksin. Zat ini bisa disaring oleh ginjal yang sehat. Namun bagi mereka yang ginjalnya tidak lagi sehat, racunnya dapat tertinggal dan dapat menyebabkan kejang hingga kematian.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?