Hari Toilet Sedunia, Jaga Kebersihan Kamar Mandi agar Tak Tertular Penyakit Ini

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi toilet duduk. victoriaplum.com

    Ilustrasi toilet duduk. victoriaplum.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap 19 November diperingati sebagai Hari Toilet Sedunia untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya toilet untuk sanitasi yang berkelanjutan. Hari itu juga difokuskan untuk menghadirkan fasilitas sanitasi yang layak bagi masyarakat. 

    Toilet menjadi tempat pembuangan limbah manusia. Kebersihan area ini sangat penting untuk pencegahan beberapa penyakit dan infeksi seperti diare, hepatitis, dan infeksi saluran kemih. Sebab, sejumlah patogen melayang di atas dudukan toilet, tombol pembilas, semprotan jet, kenop pintu, dan area di sekitarnya.

    Ketika mikroba ini bersentuhan dengan kulit manusia atau masuk ke hidung, mulut atau mata melalui tangan yang terkontaminasi, patogen menyebabkan berbagai macam infeksi, di antaranya beberapa bisa parah atau mengancam jiwa.

    Memperingati Hari Toilet Sedunia Berikut beberapa infeksi yang mungkin ditularkan melalui toilet yang kotor, seperti dilansir Boldsky, Kamis, 19 November 2020. 

    ADVERTISEMENT

    1. Radang tenggorokan 

    Streptokokus, salah satu bakteri banyak ditemukan di kamar kecil, adalah penyebab utama berbagai macam infeksi, termasuk radang tenggorokan. Karena sangat menular, bakteri ini dapat menginfeksi seseorang melalui benda-benda kamar mandi yang terkontaminasi seperti gagang pintu.

    2. Diare 

    Diare bisa disebabkan oleh bakteri, terutama Salmonella atau Campylobacter. Ketika seseorang bepergian ke suatu tempat dengan sanitasi yang buruk, mereka juga dapat mengalami diare karena infeksi E. coli, Shigella atau parasit tertentu yang ada pada tinja.

    3. Kolera

    Kolera terutama menyebar melalui jalur feses-oral dan permukaan lingkungan yang terkontaminasi seperti danau atau lahan pertanian. Jalur penularannya biasanya melalui sanitasi yang tidak layak.

    4. Gonore 

    Penyakit menular seksual (PMS) ini bisa menyebar melalui dudukan toilet. Infeksi gonore dapat menyebabkan gejala seperti keputihan yang kental dan berwarna hijau dalam waktu singkat dan mungkin resisten terhadap beberapa antibiotik seperti ciprofloxacin.

    5. Infeksi kulit 

    Bakteri streptokokus dapat menyebabkan infeksi kulit ringan hingga berat seperti impetigo dan necrotising fasciitis melalui dudukan toilet umum. Bakteri tersebut juga dapat menyebabkan bisul di bokong dan iritasi pada kulit perianal.

    6. Pneumonia

    Sebuah penelitian membuktikan adanya bakteri pneumonia pada ponsel petugas kesehatan. Mikroba diperkirakan telah ditularkan ke perangkat dari berbagai sumber termasuk dudukan toilet. Ini mungkin terjadi ketika seseorang menggunakan ponselnya saat buang air besar dan tidak mencuci tangan.

    7. Kutu kemaluan 

    Kutu kemaluan banyak ditemukan di daerah rambut kemaluan. Kutu ini menyebar terutama melalui dudukan toilet atau kontak seksual. Rasa gatal di daerah genital pada malam hari adalah gejala utama infeksi.

    8. Infeksi saluran kemih

    Kebiasaan toilet yang buruk dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih, yang merupakan alasan paling umum kedua untuk mengunjungi rumah sakit. ISK merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada wanita usia muda, terutama yang memiliki kebiasaan menggunakan toilet duduk.

    9. Demam Scarlet

    Grup A Streptococcus adalah penyebab utama demam scarlet, jenis bakteri yang sama yang menyebabkan radang tenggorokan. Mereka terutama menyebar melalui transfer mukosa atau tetesan yang terinfeksi seperti sekresi hidung, bersin atau batuk.

    10. Keracunan makanan

    Konsumsi makanan melalui tangan yang terkontaminasi dapat menyebabkan keracunan makanan. Ini terjadi ketika seseorang tidak mencuci tangan setelah mengunjungi kamar mandi atau toilet umum. Perpindahan bakteri Salmonella dari toilet rumah dapat membuat anggota keluarga lainnya sakit.

    11. Hepatitis A 

    Infeksi ini terutama ditularkan melalui jalur fekal-ke-oral. Gejala infeksi hepatitis A termasuk demam, mual dan kram perut. Masa inkubasi virus yang lama menyebabkan infeksi seringkali tidak dikenali.

    12. Pilek dan flu

    Virus flu juga merupakan salah satu infeksi virus umum yang dapat menyebar dengan menggunakan toilet kotor. Virus ini dapat menyebabkan gejala sakit kepala, demam, hidung tersumbat atau meler.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.