Lavender dan 9 Minyak Esensial untuk Mengatasi Tidur Mendengkur

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minyak lavender. Pixabay.com

    Ilustrasi minyak lavender. Pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa orang mengalami dengkuran saat tidur. Mendengkur adalah suara serak yang terjadi ketika aliran udara melalui mulut dan hidung terhalang sebagian saat tidur. Kondisi ini dapat menyebabkan insomnia dan sleep apnea, gangguan tidur yang terjadi ketika pernapasan seseorang berulang kali berhenti dan mulai saat tidur.

    Banyak orang menggunakan minyak esensial untuk mengobati mendengkur dan meningkatkan kualitas tidur. Sebuah uji klinis pendahuluan yang diterbitkan dalam Phytotherapy Research menunjukkan bahwa campuran minyak esensial dapat secara efektif mengurangi dengkuran pada beberapa orang. Melansir laman Boldsky, berikut ini minyak esensial yang dapat membantu mengurangi dengkuran dan meningkatkan kualitas tidur.

    Daftar minyak essensial untuk mengurangi dengkuran

    1. Minyak esensial lavender

    Menghirup minyak esensial lavender telah terbukti meningkatkan kualitas tidur. Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine menunjukkan bahwa minyak lavender yang berbau memiliki efek positif dalam memperbaiki gangguan tidur ringan.

    2. Minyak esensial timi

    Minyak esensial timi memiliki sifat anti-inflamasi, antijamur dan antibakteri. Minyak thyme ketika digunakan sendiri atau dalam campuran senyawa yang meningkatkan kesehatan alami telah ditemukan untuk mengurangi dengkuran [9

    3. Minyak esensial peppermint

    Minyak esensial peppermint memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan pendingin. Menghirup minyak esensial peppermint dapat membantu membersihkan sinus dan memudahkan Anda bernapas.

    4. Minyak esensial lemon

    Minyak esensial lemon diekstrak dari kulit lemon segar melalui metode pemerasan dingin. Sebuah studi tahun 2011 menemukan bahwa minyak esensial lemon dapat membantu mengobati mendengkur saat digunakan baik sebagai semprotan minyak esensial atau formulasi obat kumur.

    5. Minyak atsiri adas

    Minyak atsiri adas diekstraksi dengan menghancurkan biji tanaman adas melalui proses distilasi uap. Minyak adas memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan pada hidung dan tenggorokan, serta meningkatkan aliran udara melalui saluran hidung.

    6. Minyak atsiri kayu putih

    Daun pohon ekaliptus dikeringkan, dihancurkan dan disuling untuk diambil minyaknya. Minyak kayu putih yang berbau dapat membantu mengencerkan lendir di sistem pernapasan Anda, yang dapat membantu mengurangi dengkuran.

    7. Minyak esensial akar wangi

    Minyak esensial Vetiver dapat membantu Anda bernapas lebih baik saat tidur. Sebuah studi tahun 2010 yang diterbitkan di Chemical Senses menemukan bahwa minyak akar wangi meningkatkan kualitas pernafasan dan mengurangi pernafasan selama tidur. Ini berarti bahwa orang yang mendengkur berat dapat menggunakan minyak akar wangi untuk memperbaiki pola pernapasannya.

    8. Minyak atsiri cengkeh

    Minyak atsiri cengkeh dibuat dengan menyaring kuncup bunga kering dari pohon cengkeh. Menggunakan minyak esensial cengkih dapat membantu membersihkan sinus dan meningkatkan aliran udara melalui saluran hidung.

    9. Minyak esensial sage

    Minyak esensial sage memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi. Minyak diekstraksi dari daun ramuan bijak melalui distilasi uap. Menggunakan minyak esensial sage sebelum tidur dapat membantu meningkatkan kualitas tidur Anda.

    10. Minyak atsiri marjoram

    Minyak atsiri marjoram diekstrak dari ramuan marjoram, ramuan aromatik milik keluarga mint. Minyak marjoram dikenal untuk membersihkan sinus dan membuka saluran udara, yang membantu Anda bernapas lebih baik dan bekerja dengan baik untuk pendengkur berat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO 7 Tips Mengajar di Masa Pandemi Covid-19

    Pandemi akibat wabah virus corona memaksa siswa berdiam di rumah. Mendikbud Nadiem Makarim memiliki 7 tips mengajar di masa pandemi Covid-19.