Wanita Hamil Ingin Ikut Kelas Zumba, Ini yang Disarankan dan Manfaatnya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi zumba. brocku.ca

    Ilustrasi zumba. brocku.ca

    TEMPO.CO, Jakarta - Zumba jadi salah satu olahraga yang banyak digemari beberapa tahun belakangan. Gerakannya yang menyenangkan seperti menari, ditambah dengan iringan musik, membuat orang yang mengikutinya tidak merasa sedang olahraga. Bolehkan wanita hamil mengikuti kelas Zumba? 

    Instruktur Zumba yang juga brand ambassador Zumba Fitness Indonesia, Denada Tambunan, mengatakan bahwa wanita yang sedang hamil bisa mengikuti kelas Zumba Gold.

    “Gerakannya low impact, nggak ada beturan-benturan terlalu keras,” kata dia dalam bincang-bincang virtual bersama Zumba Fitness Indonesia untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional, Jumat, 13 November 2020.

    Zumba Gold sebenarnya ditujukan untuk orang usia lanjut atau lansia yang masih ingin tetap aktif. Gerakannya mudah diikuti yang berfokus pada keseimbangan, jangkauan gerakan, dan koordinasi. Meski cenderung mudah diikuti, gerakannya berfokus pada semua elemen kebugaran, yaitu kardiovaskular, pengondisian otot, fleksibilitas, dan keseimbangan.

    ADVERTISEMENT

    Ahli kardiovaskular Gusti Rizky Teguh Ryanto mengatakan bahwa kehamilan tidak menghalangi seorang wanita untuk berolahraga, termasuk Zumba. Bukan hanya aman, aktivitas fisik ini juga bermanfaat untuk kesehatan ibu dan janin.

    Hanya saja, dia menyarankan selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memilih olahraga. “Kemampuan berubah saat hamil karena ada bayi yang dibawa,” kata dia, di kesempatan yang sama.

    Jika ingin ikut kelas aerobik atau Zumba, Rizky menyarankan memilih yang intesitasnya moderat. Tapi semua harus disesuaikan dengan kondisi ibu hamil. Wanita yang sebelum hamil terbiasa melakukan latihan intensitas tinggi, bisa jadi tidak masalah melakukan latihan yang sama.

    Beberapa jenis olahraga yang dia sarankan untuk ibu hamil antara lain berenang, latihan di air, atau latihan kekuatan.

    “Bisa low atau moderate intensity aerobic class, jangan lupa konsul ke dokter,” ujar dia.

    Dilansir dari Firstcry.com, Zumba intensitas rendah membantu wanita hamil mempertahankan berat badan dan tingkat kebugaran. Manfaat lainnya adalah kelenturan dan energi yang dapat membantu meredakan banyak ketidaknyamanan kehamilan karena perut yang membesar dan perubahan hormonal lainnya.

    Selain itu, sebagian besar latihan bisa menjadi monoton dan membosankan setelah beberapa saat. Tetapi Zumba dengan musik yang meriah dan gerakan tariannya yang hidup bertujuan untuk mencapai kebugaran sekaligus menikmatinya.

    Karena musik bisa menjadi penghilang stres yang hebat. Menari dengan musik selama kehamilan dapat menjaga semangat tetap tinggi dan perasaan sedih saat hamil.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.