Sebelum Hamil Emma Roberts Sempat Divonis Endometriosis Hingga Bekukan Sel Telur

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Emma Roberts. Instagram.com/@emmaroberts

    Emma Roberts. Instagram.com/@emmaroberts

    TEMPO.CO, JakartaEmma Roberts dengan terus terang terbuka tentang bagaimana rencana hidupnya tidak berjalan persis seperti yang dia bayangkan sebelumnya. Berbicara kepada Cosmopolitan untuk majalah edisi Desember, aktris berusia 29 tahun itu berbagi detail tentang menginjak usia 30 di bulan Februari dan bagaimana dia awalnya ingin menikah dan memiliki anak pada usia 24 tahun.

    "Pada usia 16 tahun, saya berpikir, 'Pada usia 24 tahun, saya akan menikah dan memiliki anak-anak,'" katanya seperti dilansir dari laman People. "Dan kemudian saya berumur 24 dan saya seperti, 'Ingat ketika saya mengatakan saya akan menikah dengan anak sekarang?'"

    Tetapi bagi Emma Roberts, bidang pekerjaannya sebagai aktris, dengan jam kerja yang panjang dan berbagai persyaratan perjalanan, membuatnya sulit untuk menetap dan memulai sebuah keluarga. Sekarang, bintang American Horror Story itu sedang menanti anak pertamanya dengan pacar Garrett Hedlund. "Kedengarannya murahan, tapi saat aku berhenti memikirkannya, kami hamil," ungkapnya.

    Perjalanan kehamilan Roberts juga tidak mudah bagi aktris itu, karena dia diganggu dengan masalah seputar kemampuannya untuk hamil setelah dia mengetahui dia menderita endometriosis yang tidak terdiagnosis beberapa tahun yang lalu. Dia tidak sadar menderita kelainan itu sejak dia remaja, Roberts mengatakan seorang dokter mengatakan kepadanya bahwa itu mempengaruhi kesuburannya. "Saya diberitahu, 'Anda mungkin harus membekukan telur Anda atau mencari opsi lain,'" katanya.

    ADVERTISEMENT

    Emma Roberts. Instagram.com/@emmaroberts

    Wanita kelahiran 10 Februari 1991 ini akhirnya membekukan sel telurnya, yang dia gambarkan sebagai "proses yang sulit," tetapi merasa bahwa perjuangan kesuburannya adalah kesalahannya sendiri. "Ketika saya mengetahui tentang kesuburan saya, saya agak kaget," katanya. "Rasanya begitu permanen, dan anehnya, saya merasa telah melakukan sesuatu yang salah."

    Tetapi Roberts mengatakan bahwa berbicara dengan wanita lain membukanya ke dunia baru percakapan tentang endometriosis, infertilitas, keguguran, ketakutan memiliki anak. "Saya sangat bersyukur mengetahui saya tidak sendirian dalam hal ini," katanya. "Aku sama sekali tidak melakukan 'kesalahan'."

    Namun, aktris Scream Queens itu tahu bahwa ada yang tidak beres saat hamil, dan memutuskan untuk merahasiakan kehamilannya sebelum kemudian mengumumkannya kepada dunia. "Jadi saya menyimpannya untuk diri saya sendiri, keluarga saya, dan pasangan saya, tidak ingin membuat rencana besar jika tidak berhasil," katanya. "Kehamilan ini membuatku menyadari bahwa satu-satunya rencana yang dapat kamu miliki adalah tidak adanya rencana."

    Di tempat lain selama obrolannya dengan Cosmopolitan, Emma Roberts juga membahas hambatan dalam menggendong anak selama tahun yang penuh gejolak - tantangan yang dia dan ibu hamil di mana pun harus hadapi pada tahun 2020.

    Merinci bagaimana dia mengatasi di tengah musim kebakaran yang mengerikan di California, pemilihan presiden 2020 dan pandemi COVID-19, Roberts berkata, "Singkat cerita: Saya lapar dan lelah."

    "Makan dan tidur tidak mematuhi hukum normal saat Anda hamil," lanjutnya. "Tapi saya sehat, itulah hal yang paling saya syukuri."

    "Melihat tubuh saya berubah luar dan dalam secara drastis merupakan pengalaman liar. Mengejutkan dan indah," tambah Roberts. "Kemudian lagi, beberapa hari saya merasa seperti dibajak oleh sesuatu."


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...