Menurut Studi Penggemar Cabai Merah dapat Hidup Lebih Lama

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi cabai merah (Pixabay.com)

    Ilustrasi cabai merah (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bukan penggemar makanan pedas? Anda mungkin ingin mempertimbangkan kembali. Selain menambahkan rasa yang kuat pada hidangan, cabai merah, menurut penelitian, makanan pedas dapat memperpanjang usia.  

    Menurut penelitian, yang akan dipresentasikan minggu ini di Sesi Ilmiah Asosiasi Jantung Amerika 2020, orang yang makan cabai dapat hidup lebih lama daripada mereka yang tidak.

    Cabai merah memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan pengatur gula darah. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa makanan mungkin bermanfaat dalam melindungi dari jenis kanker tertentu. Semua manfaat kesehatan ini telah dikaitkan dengan capsaicin, komponen aktif dalam lada yang memberikan rasa pedas yang khas.

    Untuk lebih memahami fenomena ini, para peneliti mengamati 4.729 penelitian dengan lebih dari 570 ribu peserta, yang menganalisis hasil orang yang makan cabai. Mereka menemukan bahwa orang yang makan cabai menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebesar 26 persen, kanker sebesar 23 persen, dan semua penyebab sebesar 25 persen.

    ADVERTISEMENT

    "Kami terkejut menemukan bahwa dalam studi yang diterbitkan sebelumnya, konsumsi cabai secara teratur dikaitkan dengan pengurangan risiko keseluruhan dari semua penyebab, CVD, dan kematian akibat kanker," penulis utama studi dan ahli jantung Bo Xu, seperti dilansir dari laman Mind Body Green. "Ini menyoroti bahwa faktor makanan mungkin memainkan peran penting dalam kesehatan secara keseluruhan."

    Sementara kaitannya menjanjikan, Xu mengatakan para peneliti tidak jelas mengapa cabai dikaitkan dengan tingkat kematian yang lebih rendah. Mereka juga tidak yakin berapa banyak cabai, seberapa sering, dan varietas apa yang perlu dimakan orang untuk mendapatkan manfaat ini.

    “Oleh karena itu, tidak mungkin untuk mengatakan secara pasti bahwa makan lebih banyak cabai dapat memperpanjang hidup dan mengurangi kematian, terutama dari faktor kardiovaskular atau kanker,” tambahnya. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memvalidasi temuan dan menjelaskan hubungannya.

    Karena cabai relatif tidak berbahaya (tergantung pada ambang bumbu Anda, yaitu), menambahkannya ke sup, pasta, salad, dan tentu saja, cabai, bisa menjadi cara mudah untuk menyerap beberapa manfaat buah yang berpotensi meningkatkan umur panjang.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.