Kentang dan 5 Makanan Ini Sebaiknya Tidak Diblender, Bisa Merusak Rasa

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belnder. (The Kitchn/Joe Lingeman)

    Ilustrasi belnder. (The Kitchn/Joe Lingeman)

    TEMPO.CO, Jakarta - Memasak membutuhkan ketelitian dan keseimbangan rasa agar menghasilkan hidangan yang lezat. Hasil akhir masakan tidak hanya ditentukan bahan, tapi juga cara mengolahnya. Misalnya, tak semua jenis makanan bisa dimasukkan ke dalam blender.

    Blender memang memudahkan pekerjaan. Banyak makanan yang diolah dengan alat ini, termasuk smoothie, bubur, atau  bumbu. Namun, itu bukan berarti semua bahan makanan bisa diolah dengan alat ini karena bisa merusak rasa makanan atau membuat blender itu rusak.

    Berikut daftar bahan makanan yang sebaiknya tidak dimasukkan ke blender, menurut laman Times of India, Kamis, 5 November 2020.

    1. Kentang

    ADVERTISEMENT

    Membuat kentang tumbuk atau mashed potato sebaiknya tidak menggunakan blender. Selain bisa merusak hidangan, makanan kental dan bertepung seperti kentang tergiling dengan baik di blender. Ini karena pisau dan kecepatan membuat kentang bekerja terlalu keras sehingga membuat banyak pati yang dilepaskan. Hasilnya akan lebih seperti pasta daripada seperti kentang tumbuk.

    2. Makanan beku

    Mencampur makanan beku yang besar atau sangat keras dapat merusak wadah blender. Kalaupun blender tetap utuh, makanan beku tidak bisa halus merata.  

    Es batu juga terlalu sulit untuk dihancurkan untuk blender standar. Ada risiko tambahan menumpulkan atau mematahkan bilah. Harus dipastikan di instruksi manual apakah blender Anda cocok untuk menghancurkan atau memotong es.

    3. Tulang

    Jangan memasukkan makanan yang masih ada tulangnya ke dalam blender. Tulang besar akan menumpulkan atau menghancurkan bilah dan bahkan wadahnya. Tulang yang lebih kecil, seperti tulang ikan, dapat tersangkut dan menyebabkan blender macet. Jika ingin menghaluskan ikan di blender, buang tulangnya terlebih dahulu dan pastikan digiling dengan banyak air.

    4. Buah Kering

    Buah-buahan kering biasanya jadi tambahan smoothie. Namun, karena bagian luarnya yang kasar dan bagian dalamnya yang lengket, buah-buahan kering dapat menempel pada bilah pisau dan membuatnya tidak bisa berputar. Jika ingin menambahkannya ke dalam blender, cincang dengan tangan atau rendam dalam air hangat untuk melembutkannya.

    5. Cairan ekstra panas

    Memasukkan cairan panas ke dalam blender sangat tidak dianjurkan. Cairan panas mengeluarkan uap, dan uap tersebut dengan cepat menciptakan tekanan dalam blender yang dapat menyebabkan ledakan kecil.

    6. Makanan berbau tajam

    Makanan yang berbau tajam atau pedas, seperti bawang putih, jahe, dan cabai, dapat meninggalkan bau yang berkepanjangan. Baunya akan berpindah ke bahan apa pun yang akan dimasukkan ke blender berikutnya. Jika ingin menghaluskan bumbu dengan blender, gunakan wadah blender khusus bumbu yang biasanya berukuran lebih kecil.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.