Chelsea Olivia Mengalami Saluran ASI Tersumbat, Ini Gejala dan Cara Mengatasinya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chelsea Olivia menggendong anak keduanya, Dante Oliver Alinskie (Instagram/@chelseaolivia)

    Chelsea Olivia menggendong anak keduanya, Dante Oliver Alinskie (Instagram/@chelseaolivia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Proses menyusui bayi tak selalu berjalan lancar, seperti yang dialami Chelsea Olivia. Aktris yang baru melahirkan anak keduanya, Dante Oliver Alinskie, pada Selasa, 20 Oktober 2020 ini mengalami clogged milk ducts, yaitu tersumbatnya saluran air susu ibu atau ASI.

    Kondisi ini tidak hanya membuat ASI tidak keluar dengan lancar, tapi juga menyebabkan payudara terasa sakit sehingga tidak nyaman menyusui.

    Istri aktor Glenn Alinskie itu mengungkapkan kondisinya dalam sebuah unggahan di Instagram Story pada Rabu, 4 November 2020. Dia membagikan foto botol yang berisi ASI hasil pompa dari kedua belah payudara yang menurutnya hanya sedikit.

    ASI kembali mampet!! Kali ini lebih parah dari yang kemarin kondisinya, sudah kompres air hangat, DBF (direct breastfeeding), dan dipijet sendiri tetap begini... pada saat pompa yang keluar hanya segini untuk kedua PD (payudara),” tulis dia di foto tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Selain pijat sendiri, Chelsea juga meminta bantuan suaminya. Dia mengunggah video saat Glenn memijatnya di area punggung.

    “Ga enak badan seharian karna ASI lagi clogs. Cara terakhir ‘dipijetin oksitosin sama suami. Terima kasih, sayang,” tulis dia di video.

    Dilansir dari Healthline, clogged milk ducts terjadi ketika saluran ASI di payudara tersumbat atau alirannya buruk. Hal tersebut bisa disebabkan payudara tidak dikosongkan sepenuhnya setelah menyusui, bayi melewatkan sesi menyusu, atau sedang stres seperti yang banyak dialami ibu baru.

    Gejalanya bisa muncul perlahan dan umumnya hanya terjadi pada satu payudara. Gejalanya antara lain benjolan di salah satu area payudara, pembengkakan di sekitar benjolan, nyeri atau bengkak di dekat benjolan, ketidaknyamanan yang mereda setelah menyusui atau memompa, benjolan berpindah, dan ASI yang dipompa kadang-kadang terlihat kental atau berlemak.

    Sebagian besar penyumbatan tidak hilang sendirinya. Jika dibiarkan, itu dapat berkembang menjadi infeksi yang disebut mastitis.

    Salah satu perawatan yang paling efektif untuk mengatasinya adalah pijat, terutama saat sedang menyusui atau memompa. Untuk memijat, mulailah dari bagian luar payudara dan tekan dengan jari-jari menuju area yang sumbat. Pijatan juga bisa dilakukan saat sedang mandi atau berendam.

    Selain itu, teruslah menyusui agar untuk mengosongkan payudara berlahan-lahan. Mulailah menyusui dengan payudara yang mengalami penyumbatan karena bayi cenderung mengisap lebih kencang payudara pertama. Coba ubah posisi saat menyusui. Kadang-kadang itu memungkinkan isapan bayi bisa mencapai sumbatan dengan lebih baik.

    Kompres dengan air hangat juga bisa membantu, sambil memijat area sumbatan tersebut.

    Chlesea Olivia juga mengalami kondisi yang sama pada minggu kedua setelah melahirkan. Dia mengatasinya dengan pijat laktasi dan mengucurkan air hangat ke payudaranya. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.