8 Cara Sederhana Mengubah Rumah Jadi Tempat Tinggal Ramah Lingkungan

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Peralatan rumah ramah lingkungan. Freepik.com/Pvproductions

TEMPO.CO, Jakarta - Untuk membuat rumah Anda terlihat lebih hijau, ramah lingkungan, dan segar, Anda perlu melakukan perubahan kecil di rumah Anda yang dapat memberikan dampak besar pada planet dan mungkin, kondisi kehidupan Anda. Perubahan ini ramah anggaran, tidak membutuhkan banyak tenaga dan waktu. Saat Anda mengambil jalan untuk menjadi lebih sadar lingkungan, ini tidak hanya membantu dalam membuat dampak yang lebih hijau tetapi juga menghemat banyak uang.

Karena kita semua berada di tengah krisis iklim, rumah Anda adalah tempat semuanya dimulai. Seperti dilansir dari laman Pinkvilla, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengontrol perubahan apa yang dapat terjadi di rumah. Cara-cara ini cukup sederhana untuk mengubah rumah Anda menjadi tempat tinggal yang ramah lingkungan.

Cara sederhana mengubah rumah jadi lebih ramah lingkungan

1. Dapatkan lampu hemat energi

Berinvestasi pada bola lampu yang tepat adalah langkah pertama untuk menghemat energi dan menjadi ramah lingkungan. Singkirkan lampu pijar yang lebih tua dan berinvestasi dalam CFL yang efisien yang merupakan alternatif yang lebih baik untuk menghemat energi dan membantu mengurangi emisi karbon.

2. Kompos sisa makanan

Anda bisa mendapatkan pot dan mengisinya dengan tanah untuk mendaur ulang sisa makanan. Daripada membuang sisa makanan ke tempat sampah, Anda bisa mengubahnya menjadi kompos.

3. Pasang panel surya

Energi terbarukan adalah gelombang baru untuk memerangi perubahan iklim. Banyak orang turun untuk memasang panel surya untuk rumah ramah lingkungan. Ini memberi Anda listrik yang bersih dan konstan dan terkadang lebih dari yang dibutuhkan. Kelebihan energi ini juga bisa Anda jual. Panel surya adalah investasi jangka panjang yang sepenuhnya ramah lingkungan.

4. Tanam sayuran Anda sendiri

Jika rumah Anda memiliki cukup ruang untuk menumbuhkan kebun sayur di halaman belakang, maka Anda harus memanfaatkan ruang tersebut dan menanam sayuran sendiri. Ini menghemat tanah dan memberi Anda akses ke sayuran segar dan ditanam secara organik tanpa bahan kimia atau pestisida. Selain itu, memiliki lebih banyak tanaman di sekitar rumah Anda membantu menyerap karbon di atmosfer, membuat rumah Anda bebas racun.

5. Tukar serbet kertas dengan serbet kain

Lebih baik menjalani kehidupan yang berkelanjutan karena kita perlu menyadari bahwa sumber daya kita tidak terbatas. Ganti ke serbet kain untuk makan malam dan penggunaan lainnya dan singkirkan serbet kertas. Serbet kain dapat digunakan kembali.

6. Tukar botol plastik dengan botol kaca

Langkah-langkah kecil berdampak besar. Ganti dengan botol kaca dan buang semua plastik di rumah Anda. Alih-alih membuang plastiknya, Anda bisa menggunakannya kembali untuk dekorasi rumah atau untuk menyimpan barang-barang dapur.

7. Gunakan sedotan logam sebagai pengganti sedotan plastik

Ini tidak perlu dikatakan lagi. Cobalah untuk membatasi penggunaan sedotan dan jika ada, gunakan yang berbahan logam karena lebih aman bagi lingkungan.

8. Gunakan saringan teh sebagai pengganti kantong teh

Kantong teh celup mengandung mikroplastik yang mencemari perairan saat dikeringkan dan melepaskan racun yang berbahaya bagi kehidupan laut dan makhluk air.






Solo Great Sale 2022 Dibuka: Beli Cabai Rp 70 Ribu Bisa Dapat Rumah, Caranya?

1 hari lalu

Solo Great Sale 2022 Dibuka: Beli Cabai Rp 70 Ribu Bisa Dapat Rumah, Caranya?

Tenant maupun konsumen yang bertransaksi minimal senilai Rp 50 ribu akan mendapatkan satu poin untuk mengikuti undian hadiah di Solo Great Sale 2022.


Headphone Tenaga Surya Adidas RPT-02 SOL Tiba di Indonesia

1 hari lalu

Headphone Tenaga Surya Adidas RPT-02 SOL Tiba di Indonesia

Headphone Adidas RPT-02 SOL dapat ditenagai dengan cahaya alami maupun buatan berkat teknologi material Powerfoyle Exeger


Tips Mengolah dan Menyimpan Bahan Makanan agar Tidak Terkontaminasi Penyakit

2 hari lalu

Tips Mengolah dan Menyimpan Bahan Makanan agar Tidak Terkontaminasi Penyakit

WHO menyebutkan lebih dari 200 penyakit disebabkan konsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri, virus, parasit, atau zat kimia.


Peringati Hari Agraria, Relawan Anies Baswedan Usulkan Rumah untuk Tiap Keluarga

3 hari lalu

Peringati Hari Agraria, Relawan Anies Baswedan Usulkan Rumah untuk Tiap Keluarga

Sekretariat Kolaborasi Indonesia, ormas relawan Anies Baswedan mengingatkan pentingnya hak atas rumah bagi masyarakat perkotaan.


Rumah Bergaya Conch House, Bagaimana Asal-usulnya?

4 hari lalu

Rumah Bergaya Conch House, Bagaimana Asal-usulnya?

Conch house gaya arsitektur rumah yang berkembang di daerah Key West, Florida, Amerika Serikat pada abad 19


Listrik Mahal, Petani Italia Simpan Apel di Gua

4 hari lalu

Listrik Mahal, Petani Italia Simpan Apel di Gua

Petani apel di Italia menggunakan lemari es alami dalam bentuk gua di lereng bukit untuk menyimpan hasil panen di tengah naiknya biaya listrik


Anies Izinkan Warga Bangun Rumah Empat Lantai Asal Tak Rusak Lingkungan

4 hari lalu

Anies Izinkan Warga Bangun Rumah Empat Lantai Asal Tak Rusak Lingkungan

Ketentuan pembangunan rumah empat lantai diatur Anies dalam pasal 135 Pergub Nomor 32 tahun 2022 tentang RDTR


Simak, Inilah Kelebihan dan Kekurangan Kompor Listrik

4 hari lalu

Simak, Inilah Kelebihan dan Kekurangan Kompor Listrik

Sebelum menggunakan kompor listrik sebaiknya Anda tahu kelebihan dan kekurangannya.


Inilah 5 Buah dan Sayuran yang Kaya Antioksidan

5 hari lalu

Inilah 5 Buah dan Sayuran yang Kaya Antioksidan

Antioksidan alami dapat ditemukan pada buah dan sayuran. Berikut sejumlah buah dan sayuran yang kaya akan antioksidan.


Penyebab Lampu Menara Eiffel Akan Dipadamkan Lebih Cepat Satu Jam Setiap Hari

7 hari lalu

Penyebab Lampu Menara Eiffel Akan Dipadamkan Lebih Cepat Satu Jam Setiap Hari

Biasanya Menara Eiffel tetap menyala hingga pukul 1 pagi dengan proyektor yang dipicu secara otomatis oleh sensor malam.