Pasangan Selalu Melimpahkan Kesalahan, Lakukan 5 Hal Ini

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan. Freepik.com/Yanalya

    Ilustrasi pasangan. Freepik.com/Yanalya

    TEMPO.CO, Jakarta - Semua pasangan bertengkar, menangis, terkadang putus dan kembali bersama lagi. Pola ini biasanya sama dengan banyak pasangan yang berjuang untuk mengatasi hubungan mereka. Karena ketidakseimbangan dalam suatu hubungan, perbedaan pendapat dan preferensi, hampir setiap hari. 

    Namun memainkan permainan menyalahkan adalah gaya komunikasi yang sangat tidak sehat yang hanya akan menyebabkan pasangan bertengkar secara tidak adil dan membawa masa lalu yang tidak relevan ke dalam pertengkaran saat ini. Jika ini kasusnya dengan hubungan Anda, berikut ini beberapa hal yang dapat lakukan seperti dilansir dari laman Times of India.

    Inilah yang harus Anda ingat ketika pasangan Anda kerap melimpahkan kesalahan

    1. Berani bicara

    Buat pasangan Anda mengerti bahwa Anda merasa disalahkan dan jangan menunda membicarakannya. Ketika Anda membiarkan situasi seperti itu tidak dibicarakan, itu akan menjadi pola dalam hubungan yang dianggap baik-baik saja. Biarkan pasangan Anda tahu perasaan Anda dengan jelas. Berusahalah secara sadar untuk mendengarkan apa yang dikatakan pasangan Anda dan cobalah untuk mengubah perilaku Anda demi hubungan Anda.

    2. Minta pasangan Anda untuk bersikap lembut sambil menunjukkan masalah

    Anda harus selalu menunjukkan hal-hal dengan tenang dan rasional kepada pasangannya. Jika pasangan Anda mengira Anda "selalu" disalahkan, mungkin ada masalah. Seringkali, hal-hal muncul untuk pertama kalinya dan bagi mereka untuk mengatakan "selalu" adalah salah. Buat kesepakatan dengan pasangan Anda bahwa jika Anda melakukan apa yang mereka katakan, tidak apa-apa untuk dengan tenang memberi tahu Anda bahwa Anda melakukan hal tertentu. Bersedia membicarakannya.

    3. Ingatlah bahwa menyalahkan sebenarnya bukan tentang Anda

    Jika pasangan Anda terus menyalahkan Anda atas segalanya, berhentilah dan pikirkan apakah kesalahan mereka benar-benar ditujukan pada Anda atau tidak. Biasanya, rasa bersalah adalah pelepasan rasa sakit. Jika sesuatu memberi tahu Anda bahwa Anda bukanlah penyebab dari hal tertentu, ingatlah bahwa itu tidak benar. Ini tentang rasa malu orang lain. Dan pada kesempatan seperti itu di mana Anda tidak tersinggung, Anda akan bisa lebih mencintai dan baik hati kepada pasangan Anda.

    4. Ubah kemarahan menjadi momen yang produktif

    Tanyakan pada pasangan Anda, "Apa yang ingin Anda lakukan?" saat mereka menyalahkan Anda. Dengan cara ini, Anda mengubah kemarahan mereka menjadi momen proaktif. Mintalah pasangan Anda untuk fokus pada solusi daripada menyalahkan Anda. Itu strategi yang lebih baik.

    5. Bersedia melihat bagian dari masalah Anda

    Anda perlu bertanya pada diri sendiri apakah ada bagian dari ini yang menjadi tanggung jawab Anda? Pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu Anda mengetahui apakah itu hanya 1% kesalahan Anda dan 99% kesalahan pasangan Anda atau orang lain. Ini tidak selalu ideal, tetapi pasti akan bermanfaat untuk melihat bagian Anda dalam berbagai hal. Jika itu salah Anda, penting untuk bertanggung jawab. Setelah Anda selesai melakukannya, Anda dapat meminta pasangan Anda untuk bertanggung jawab atas bagiannya. Ingatkan pasangan bahwa Anda adalah tim dan upaya tim diperlukan untuk mengatasi apa pun yang salah dan mengubahnya menjadi dinamika kolaboratif.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.