8 Kebiasaan Minum yang Sehat untuk Menurunkan Berat Badan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minuman mengandung alkohol (pixabay.com)

    Ilustrasi minuman mengandung alkohol (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Selain makanan, minuman juga sangat mempengaruhi proses penurunan berat badan. Apa yang Anda minum menyumbang 18 persen dari total kalori per hari, menurut USDA. Artinya, ada sekitar 483 kalori tambahan ke makanan harian jika minum tanpa kontrol. 

    Bukan hanya jenis minuman yang dipilih, waktu meminumnya juga perlu diperhatikan. Untuk membantu, berikut kebiasaan minum yang sehat untuk menurunkan berat badan seperti dilansir eatthis.com.

    1. Kurangi minuman diet

    Minuman diet memang lebih rendah gula dan kalori, namun itu bukan solusi penurunan berat badan. Jika Anda terbiasa minum soda biasa, minuman soda diet bukan pilihan yang baik untuk menurunkan berat badan.

    ADVERTISEMENT

    Menurut studi American Journal of Public Health, menyebut bahwa 1 dari 5 orang dewasa Amerika yang kelebihan berat badan dan obesitas mengonsumsi minuman diet. Setelah dianalisis, para peneliti menemukan bahwa peminum soda diet yang kelebihan berat badan dan obesitas ini sebenarnya mengonsumsi lebih banyak kalori secara signifikan per hari (88 kalori dan 194 kalori, masing-masing), dibandingkan dengan peminum soda bergula.

    Meskipun hasilnya tidak berarti minuman soda diet penyebab kenaikan berat badan, para peneliti menyarankan tidak hanya mengalihkan tapi juga mengurangi minuman soda yang menambah asupan kalori.

    2. Minum beberapa gelas sebelum makan

    Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Obesity menunjukkan bahwa ada baiknya minum beberapa gelas air sebelum makan. Penelitian itu menemukan orang obesitas yang minum dua gelas air sebelum waktu makan kehilangan berat rata-rata 9,5 pon atau 4,3 kilogram selama 12 minggu.

    3. Konsumsi protein shake sebelum tidur

    Protein penting untuk pembentukan otot. Semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa ketika Anda sering berolahraga, mengonsumsi protein shake (atau camilan) sebelum tidur dapat membantu otot lebih kuat dan lebih besar daripada mereka yang melewatkan protein sebelum tidur. Itu karena otot menggunakan lebih banyak energi daripada lemak saat istirahat, semakin banyak otot yang Anda miliki, semakin banyak kalori yang dapat Anda bakar.

    4. Minum teh hijau pagi hari

    Ingin memperpanjang umur atau menurunkan berat badan, teh hijau harus menjadi salah satu minuman favorit Anda. Sebuah meta-analisis Jurnal Internasional Obesitas melihat hasil dari 11 penelitian dan menemukan hubungan yang signifikan antara minum teh hijau dan menurunkan serta mempertahankan penurunan berat badan. Para peneliti percaya manfaat penurunan berat badan teh hijau dapat dikaitkan dengan kandungan kafein dan konsentrasi tinggi dari kelompok antioksidan yang sangat kuat yang dikenal sebagai katekin.

    5. Minum smoothie penurun berat badan

    Rata-rata orang Amerika mengonsumsi 365 kalori untuk sarapan dan 597 kalori untuk makan siang. Jika digabungkan, dua kali makan itu total 962 kalori. Jika dapat mengganti sarapan dengan smoothie sehat, Anda akan menghemat setidaknya 400 kalori, jumlah kalori yang disarankan para ahli untuk dikurangi per hari jika ingin menurunkan berat badan.

    Smoothie yang sehat untuk menurunkan berat badan misalnya makronutrien yang mengenyangkan seperti protein (bubuk protein, yogurt Yunani), serat (bayam, biji rami, biji chia), dan lemak sehat (selai kacang, alpukat), dan buah-buahan kaya antioksidan dan alternatif susu dalam jumlah sedang.

    6. Batasi alkohol

    Menjaga asupan wine dalam jumlah sedang dapat membantu mencegah penambahan berat badan dalam jangka panjang. Sebuah studi Archives of Internal Medicine melacak kebiasaan konsumsi alkohol lebih dari 19.000 wanita Amerika selama 13 tahun. Para peneliti menemukan bahwa ketika wanita dengan BMI yang sehat mengonsumsi 1-2 gelas anggur per hari, berat badan mereka sebenarnya bertambah lebih sedikit selama satu dekade dibandingkan dengan wanita yang tidak minum alkohol sama sekali.

    Para peneliti menyimpulkan bahwa wanita cenderung minum alkohol sebagai pengganti kalori lain.

    7. Minum cukup cairan

    Salah satu kebiasaan minum terpenting untuk menurunkan berat badan adalah minum cukup cairan agar Anda tetap terhidrasi. Sekitar 60 persen tubuh terdiri dari air, jadi tidak mengherankan jika air sangat penting untuk beberapa fungsi tubuh, seperti membawa nutrisi ke sel, mengatur suhu tubuh, dan melindungi organ serta jaringan.

    Di antara peserta dalam studi Annals of Family Medicine, mereka yang kurang terhidrasi lebih cenderung memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang terhidrasi secara memadai.

    8. Minum kopi hitam

    Banyak orang mengonsumsi kopi dengan tambahan seperti gula, krim, dan pengganti gula. Bahan-bahan ini menambah 69 kalori ekstra per hari, sekitar 60 persen kalori ini berasal dari gula.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.