3 Bahaya Kekurangan Karbohidrat akibat Diet Sembarangan, Awas Gangguan Jantung

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi nasi merah. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Diet karbo atau mengurangi asupan karbohidrat jadi salah satu metode yang banyak diikuti untuk menurunkan berat badan. Tapi hati-hati, jangan sampai asupan nutrisi ini kurang dari kebutuhuan harian terus-terusan. Risikonya adalah masalah kesehatan seperti ketosis hingga gangguan jantung.

Idealnya, jumlah karbohidrat yang dibutuhkan orang dewasa dalam menu harian adalah 45-65 persen dari total kalori. Jika asupan kalori setiap harinya sekitar 2.000, maka 900-1.300 kalori harus berupa karbohidrat. Ini setara dengan 225-325 gram sumber karbohidrat.

Setelah mengonsumsi karbohidrat, tubuh akan menggunakannya sebagai energi, disimpan dalam otot, atau terkonversi menjadi lemak.

Berikut beberapa dampak kekurangan karbohidrat yang bisa dialami saat diet karbo jangka panjang bagi tubuh.

1. Risiko gangguan jantung

Menurut beberapa studi, kekurangan karbohidrat dapat meningkatkan risiko kematian seseorang. Sebab, kekurangan karbohidrat meningkatkan risiko fibrilasi atrium atau gangguan irama jantung.

Orang yang mengalami fibrilasi atrium disertai gejala tubuh lesu, sakit kepala, dan jantung berdebar atau palpitasi karena aliran oksigen yang tidak optimal. Kondisi ini juga membuat seseorang rentan mengalami serangan jantung hingga stroke.

2. Kekurangan energi

Karena karbohidrat adalah sumber energi, maka kekurangan nutrisi ini membuat seseorang kekurangan energi. Saat beraktivitas fisik, tubuh menggunakan glikogen sebagai sumber energi. Namun jika asupan karbohidrat tak mencukupi, glikogen pun bisa habis.

Konsekuensinya, tubuh mulai memecah protein dalam otot sebagai sumber energi. Jika hal ini berlangsung selama beberapa bulan, efeknya bisa berbahaya. Metabolisme tubuh akan menjadi lebih lambat, kurang energi, dan risiko tubuh terasa lesu.

Selain itu, penyakit kekurangan karbohidrat lainnya bisa mengakibatkan dehidrasi dan nyeri otot.

3. Ketosis

Jenis diet karbohidrat yang cukup ekstrem adalah ketosis yaitu dengan mengurangi asupan karbohidrat secara drastis. Pelaku diet keto hanya makan karbo sekitar 5-10 persen dari keseluruhan kalori harian. Sebagian besar asupan kalori datang dari lemak dan protein.

Ketika tubuh berada dalam kondisi kekurangan karbohidrat, liver akan mengubah lemak menjadi asam yang disebut ketone. Inilah yang akan digunakan tubuh sebagai energi.

Proses yang disebut ketosis ini akan terjadi 3-4 hari setelah mulai membatasi asupan karbohidrat. Kekurangan karbohidrat dapat menyebabkan penyakit keto flu, dengan gejala mual, lemah, dan sakit kepala. Dalam jangka panjang, ketosis bisa menyebabkan dehidrasi hingga kadar gula darah rendah.

SEHATQ






Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

1 jam lalu

Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

Jumlah gula yang aman dikonsumsi per hari mungkin bergantung pada total asupan kalori, tingkat aktivitas, dan faktor lainnya.


Bolehkah Penderita Diabetes Makan Mangga?

2 jam lalu

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Mangga?

Kandungan gula alami yang tinggi membuat mangga menjadi buah yang banyak dihindari oleh penderita diabetes. Begini penjelasannya?


5 Manfaat Paprika Merah, Antioksidan Tinggi dengan 200 Persen Asupan Vitamin C

11 jam lalu

5 Manfaat Paprika Merah, Antioksidan Tinggi dengan 200 Persen Asupan Vitamin C

Paprika merah memiliki rasa yang khas dan memiliki 5 khasiat untuk kesehatan, antara lain melancarkan pencernaan dan antioksidan tinggi.


Empat Jenis Umbi dan Kandungan Nutrisinya

16 jam lalu

Empat Jenis Umbi dan Kandungan Nutrisinya

Umbi ubi jalar juga mengandung protein dan lemak dalam konsentrasi rendah pada umbi, sedangkan daunnya kaya protein, vitamin, dan mineral.


Indonesia Perluas Pasar Ekspor, Berikut Keistimewaan Singkong

19 jam lalu

Indonesia Perluas Pasar Ekspor, Berikut Keistimewaan Singkong

Singkong mengandung pati resistan dalam jumlah yang cukup tinggi.Pati resistan singkong termasuk ke dalam jenis serat tidak larut yang kaya selulosa.


Ekspor Singkong Beku Indonesia ke Curacao, Bukan Ekspor Perdana

19 jam lalu

Ekspor Singkong Beku Indonesia ke Curacao, Bukan Ekspor Perdana

Perluasan pasar ekspor singkong mempertimbangkan pola konsumsi yang hampir mirip dengan Indonesia dan bahan pangan sehat.


Perhatian, Kebutuhan Protein Harian Setiap Orang Berbeda

1 hari lalu

Perhatian, Kebutuhan Protein Harian Setiap Orang Berbeda

Kebutuhan protein harian setiap orang berbeda, tergantung pada banyak faktor seperti berat badan, berapa banyak otot yang dimiliki.


Tips Membuat Metabolisme Tubuh Lebih Baik

3 hari lalu

Tips Membuat Metabolisme Tubuh Lebih Baik

Metabolisme baik, tubuh pun sehat. Berikut lima cara sederhana yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan metabolisme tubuh.


Mengenal 3 Jenis Lemak Tubuh, Mana yang Paling Berbahaya?

4 hari lalu

Mengenal 3 Jenis Lemak Tubuh, Mana yang Paling Berbahaya?

Manusia membutuhkan lemak untuk energi, melindungi organ dan menyerap nutrisi, tetapi terlalu banyak tidak sehat.


5 Cara Sehat Menaikkan Berat Badan untuk Anak-anak dan Dewasa

8 hari lalu

5 Cara Sehat Menaikkan Berat Badan untuk Anak-anak dan Dewasa

Sama seperti menurunkan berat badan, menaikkannya pun perlu dilakukan dengan cara yang sehat.