4 Kandungan Buah Nanas yang dapat Menurunkan Kolesterol

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jus Nanas. Freepik.com/Jcomp

    Jus Nanas. Freepik.com/Jcomp

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu masalah kesehatan yang kerap menyerang wanita maupun pria adalah tingginya kadar kolesterol dalam tubuh. Kolesterol tinggi dapat mengendap pada pembuluh darah dan membuat aliran darah terhambat. Tingginya kadar kolesterol di tubuh bisa meningkatkan risiko Anda terkena penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung dan stroke.

    Beragam cara untuk mengatasi kolesterol tinggi, baik melalui obat-obatan, gaya hidup sehat maupun makanan tertentu, seperti nanas misalnya. Nanas atau Ananas Comosus berasal dari Amerika Selatan ini juga tumbuh di Indonesia. Buah ini kaya akan nutrisi seperti vitamin C dan mangan, serta berbagai antioksidan dan enzim, yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    Nanas sudah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit sejak lama, menurut penelitian yang dipublikasikan di Biomedical Reports. Orang yang sedang diet juga kerap menjadikan nanas sebagai camilan, karena rendah kalori dan tidak mengandung lemak sama sekali. Sedangkan untuk menurunkan kadar kolesterol dibuktikan menurut beberapa penelitian yang dilakukan di Indonesia. 

    Manfaat buah nanas untuk kolesterol ini berasal dari kandungan di dalamnya, seperti Myricetin, Polifenol, Vitamin C dan Niasin. Myricetin dapat mengubah penyerapan hati, perakitan dan pembuangan trigliserida (salah satu komponen yang dapat menaikkan kadar kolesterol total di dalam darah), serta pengolahan plasma di dalam tubuh sehingga memperbaiki kadar lipid (lemak), secara keseluruhan.

    Polifenol merupakan antioksidan yang juga dapat memperbaiki kadar lipid dengan cara meningkatkan enzim Paroxanase yang akan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) di dalam darah. Begitu juga dengan vitamin C antioksidan yang dapat memperbaiki profil lipid dengan membentuk cairan empedu melalui pembuangan kolesterol di luar organ hati. Sedangkan niasin pada dosis besar dapat menghambat transportasi lemak ke hati sehingga akan mengurangi sintesis trigliserida.

    Meski begitu, penelitian yang membuktikan manfaat nanas untuk kolesterol itu tidak menyebut banyaknya nanas yang harus dikonsumsi agar kadar kolesterol bisa turun. Jika Anda ingin menjadikan nanas sebagai alternatif pengobatan dislipidemia (kolesterol tinggi), sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter. Selain itu, perlu diingat bahwa makan nanas saja tidak cukup untuk menjaga kadar kolesterol di dalam darah tetap stabil dalam jangka panjang.

    Anda pun wajib melakukan perubahan pola hidup menjadi lebih sehat, seperti mengonsumsi makanan yang ramah bagi jantung dan menghindari makanan tinggi lemak jenuh, maupun lemak trans (gorengan dan kue kering) serta memperbanyak makanan berserat, protein, dan omega-3. Berolahraga minimal 30 menit per hari selama 5 hari dalam seminggu, atau senam aerobik intensitas tinggi selama 20 menit per hari sebanyak 3 hari dalam seminggu. Bergerak aktif, seperti memperbanyak jalan kaki, bersepeda, atau melakukan pekerjaan rumah dan berhenti merokok (jika Anda merokok), agar kadar kolesterol baik di dalam tubuh cepat naik.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kasus Harian Covid-19, Hampir Tiap Bulan Rekor

    Pada 29 November 2020, Kasus Harian Covid-19 sebanyak 6.267 merupakan rekor baru dalam penambahan harian kasus akibat virus corona di Indonesia.