Tips Diet agar Tubuh Bugar dan Berat Badan Ideal untuk Perempuan Usia 40-an

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi perempuan sedang pilah pilih makanan. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Setiap perempuan ingin memiliki tubuh bugar, terutama di usia 40-an. Di usia ini, tubuh tidak lagi aktif seperti di awal usia 20-an. Tapi, bukan berarti Anda tak bisa memiliki tubuh sehat dengan berat badan seimbang. 

Perempuan usia 40-an juga bisa memiliki berat badan ideal dengan beberapa tips diet dari pakar gizi India, Pooja Banga, yang dilansir dari Pinkvilla, Rabu, 21 Oktober 2020.

1. Jangan lupa sarapan

Jangan lewatkan sarapan. Makan sarapan sangat penting karena metabolisme tubuh kita melambat 2 persen setiap bertambah 10 tahun. Makan di awal hari membantu metabolisme mencapai puncaknya di pagi hari.

Selain itu, wanita yang sarapan lebih mudah menurunkan berat badan dan mempertahankan penurunannya lebih efisien dibandingkan dengan mereka yang menjalani diet rendah karbohidrat.

2. Olahraga

Meskipun sulit menurunkan atau mempertahankan berat badan setelah 40, itu bukan tidak mungkin. Masalah seperti nyeri sendi, sakit punggung, dll seharusnya tidak menghalangi Anda untuk mulai berolahraga.

Jenis olahraga apa pun dapat dirancang sesuai tubuh Anda. Latihan 30 menit sehari membantu meningkatkan metabolisme. Tidak perlu bergabung ke gym. Squat sederhana untuk otot paha dan perut akan membantu memperkuat tulang, menjaga keseimbangan, dan juga menghindari cedera, yang menjadi semakin sering terjadi saat usia bertambah.

3. Konsumsi kalsium dan vitamin D

Vitamin D dan kalsium penting untuk menjaga tulang yang kuat. Makanan seperti salmon dan susu kaya akan vitamin D dan kalsium. Anda juga dapat mengonsumsi suplemen, jika perlu.

4. Kelola stres

Bekerja sekaligus mengurus rumah tangga tidaklah mudah. Karena itu, perempuan rentan mengalami stres yang dapat mengakibatkan perubahan seperti libido rendah, tekanan darah meningkat, dan kematian sel lebih cepat. Ini bisa menyebabkan penuaan lebih cepat.

Kelola stres dengan melakukan meditasi. Selain itu, untuk menjaga detak jantung yang sehat, bernapaslah melalui hidung selama empat detak dan keluarkan selama delapan setidaknya dua kali sehari atau kapan pun Anda merasa stres.

5. Makan protein untuk meningkatkan mood dan otak

Jika mood cenderung rendah, tingkatkan asupan protein dalam makanan. Makan makanan yang kaya protein meningkatkan tingkat sel pengangkat suasana hati di otak, yang dapat membantu mengatasi depresi dan ingatan yang buruk.

Makanan seperti telur, ikan, dan quinoa merupakan sumber protein yang kaya. Makanan ini membantu meningkatkan produksi serotonin di otak dan meningkatkan mood Anda.

6. Hindari junk food

Hindari makan makanan kemasan dan junk food karena kaya akan lemak dan gula yang bisa mengganggu tubuh. Makan buah dan sayuran yang sehat. Juga, pilih makanan segar musiman karena lebih sehat.

7. Berkumpul bersama teman

Pastikan bergaul dengan teman-teman Anda, meskipun dalam kondisi terkurung di rumah. Ini tidak hanya membuat rileks tetapi juga meningkatkan harga diri dan mengurangi stres. Kehidupan sosial yang baik berarti lebih sedikit risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke.

8. Jadwalkan tes kesehatan

Di periode ini, pemeriksaan kesehatan sangat diperlukan, termasuk tes mata, mammogram, tekanan darah, tiroid, kolesterol dan pemeriksaan serviks untuk menjaga tubuh Anda tetap sehat dan bugar.






5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Penderita PCOS

5 jam lalu

5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Penderita PCOS

Banyak wanita dengan PCOS berjuang untuk menurunkan berat badan karena kondisi resistensi insulin


4 Efek Samping Suplemen Diet bagi Kesehatan

15 jam lalu

4 Efek Samping Suplemen Diet bagi Kesehatan

Suplemen diet memiliki efek samping bagi kesehatan, salah satunya adalah dapat menimbulkan kerusakan organ


Benarkan Suplemen Diet Dapat Menurunkan Berat Badan?

18 jam lalu

Benarkan Suplemen Diet Dapat Menurunkan Berat Badan?

Suplemen diet banyak dipilih karena bisa menurunkan berat badan dalam waktu yang cepat. Benarkah demikian?


Cara Cegah Obesitas: Banyak Konsumsi Buah, Sayur, dan Makanan Bebas Lemak

18 jam lalu

Cara Cegah Obesitas: Banyak Konsumsi Buah, Sayur, dan Makanan Bebas Lemak

Penyakit obesitas bisa dihindari dengan melakukan pola hidup sehat mulai dari menjaga pola makan, aktivitas, hingga tidur yang cukup.


Menurunkan Berat Badan dengan Kopi, Efektifkah?

1 hari lalu

Menurunkan Berat Badan dengan Kopi, Efektifkah?

Kopi mungkin berperan dalam meningkatkan metabolisme dan mengurangi nafsu makan. Tapi minum kopi ternyata belum tentu membantu menurunkan berat badan.


Minum Kopi Bikin Nafsu Makan Berkurang, tapi Belum Tentu Efektif Turunkan Berat Badan

1 hari lalu

Minum Kopi Bikin Nafsu Makan Berkurang, tapi Belum Tentu Efektif Turunkan Berat Badan

Penelitian menunjukkan kafein dalam kopi dapat mengurangi nafsu makan sehingga berpotensi membuat seseorang makan lebih sedikit kalori.


Makanan Sehat Ini Dianggap Buruk jika Dikonsumsi Setelah Berolahraga

1 hari lalu

Makanan Sehat Ini Dianggap Buruk jika Dikonsumsi Setelah Berolahraga

Karbohidrat dan protein adalah nutrisi yang diperlukan untuk pemulihan pasca-olahraga.


Bahaya Penyakit Mengintai Penderita Obesitas, Diabetes Urutan Pertama

1 hari lalu

Bahaya Penyakit Mengintai Penderita Obesitas, Diabetes Urutan Pertama

Obesitas atau kelebihan berat badan mengundang berbagai penyakit berbahaya. Diabetes berada di urutan pertama.


Faktor Penyebab Obesitas Bukan Cuma Salah Pola Makan

1 hari lalu

Faktor Penyebab Obesitas Bukan Cuma Salah Pola Makan

Obesitas tentu berpengaruh bagi kesehatan tubuh. Ternyata, penyebab kelebihan berat badan tak hanya soal salah pola makan.


Bugar di Usia 57, Sarah Jessica Parker Terapkan Pola Makan Ini

2 hari lalu

Bugar di Usia 57, Sarah Jessica Parker Terapkan Pola Makan Ini

Sarah Jessica Parker berusia akhir 50-an dan tampak sama menakjubkannya di film barunya Hocus Pocus 2 seperti di Hocus Pocus.