Chef Renatta Moeloek Bicara Self-Esteem dan Pengaruh Media Sosial

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nama Renatta Moeloek atau yang dikenal dengan Chef Renatta mulai mencuri perhatian publik lewat perannya sebagai juri di MasterChef Indonesia. Foto/instagram/renattamoeloek

    Nama Renatta Moeloek atau yang dikenal dengan Chef Renatta mulai mencuri perhatian publik lewat perannya sebagai juri di MasterChef Indonesia. Foto/instagram/renattamoeloek

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama chef Renatta Moeloek kian tersohor sejak kembali didaulat menjadi juri di program televisi Master Chef Indonesia. Ia ditemani oleh chef Juna Rorimpandey dan chef Arnold Poernomo.

    Chef Renatta kerap tampil percaya diri sesuai karakternya yang tomboi dan tegas. Koki lulusan Le Cordo Blue Culinary School di Paris, Prancis, ini termasuk tegas saat menjadi juri.

    Lahir 17 Maret 1994, chef Renatta dikenal apa adanya dan tomboi, meruntuhkan anggapan jika menjadi chef cenderung feminin. Terlebih juri sebelumnya telah merepresentasikan karakter tersebut.

    Sikapnya yang tegas dipengaruhi pula oleh cara pandangnya tentang bagaimana menghargai diri sendiri atau self-esteem yang kuat. Self-esteem adalah cara seseorang menghargai, menyukai, serta menyayangi diri sendiri.

    Cerita tersebut dibagikan melalui kanal YouTube chef Arnold Poernomo, Senin, 19 Oktober 2020 bertajuk Harta Tahta dan Renatta, yang sejak semalam telah menduduki posisi trending 2 di kanal YouTube.

    Chef Renatta mengatakan bahwa sebelumnya ia pernah merasakan bagaimana tubuhnya gemuk. Kecelakaan di dapur juga membuat beberapa bagian tubuh seperti tangan, perut, dan kaki mengalami luka bakar. "Kalau aku pribadi sejak dulu punya self-esteem cukup tinggi," kata chef Renatta.

    Saat ngobrol dengan chef Arnold, Renatta tampil dengan gaya kasual, atasan t-shirt hitam dan celana panjang army. Dia tampil percaya diri walau tanpa makeup. Ia melihat bahwa di masa sekarang ini, pengaruh sosial media sudah banyak dirasakan oleh para penggunanya.

    "Kebayang sekarang kalau pakai Instagram semua orang udah bisa diedit wajahnya mau jadi kayak gimana aja. Terus misal anak-anak muda yang ngaca dan melihat wajahnya beda sama apa yang mereka lihat di Instagram akan merasa wajahnya beda," ucapnya.

    Jadi, menurut Renatta, penggunaan media sosial juga turut berpengaruh pada bagaimana seseorang memiliki self-esteem yang kuat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO 7 Tips Mengajar di Masa Pandemi Covid-19

    Pandemi akibat wabah virus corona memaksa siswa berdiam di rumah. Mendikbud Nadiem Makarim memiliki 7 tips mengajar di masa pandemi Covid-19.