Siapa Bilang Sepatu Flat Lebih Aman? Cek 3 Risikonya bagi Wanita

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi sepatu trepes wanita/flat shoes. Aliexpress.com

TEMPO.CO, JakartaFlat shoes alias sepatu hak pendek banyak dipilih karena nyaman digunakan. Selain itu, sepatu ini bisa digunakan dalam berbagai suasana.

Sol sepatu yang datar disebut apat meminimalisasi risiko wanita terjatuh atau terpeleset sehingga sering dianggap lebih aman daripada high heels. Padahal sepatu flat juga memiliki risiko bagi kesehatan. Tak hanya untuk kaki, tapi tubuh secara keseluruhan.

Dari peradangan hingga perubahan postur tubuh, berikut dampak flat shoes untuk kesehatan.

1. Peradangan pada kaki

Permukaan dalam sol pada sepatu flat yang cenderung tipis dan rata membuat alur telapak kaki berubah mengikuti bentuk permukaan sol. Bentuk telapak kaki manusia yang ideal seharusnya sedikit cekung di tengah. Namun, pemakaian flat shoes dalam jangka panjang akan membuat telapak kaki datar (flat foot).

Flat foot membuat telapak kaki mengalami overpronasi, yaitu pergelangan kaki yang bergulir terlalu ke bawah saat melangkah. Akibatnya, jari-jari kaki perlu mendorong lebih kuat agar kaki bisa terangkat saat melangkah.

Bahkan, kaki pun menjadi berputar ke dalam saat melangkah sehingga memicu peradangan yang disebut plantar fasciitis.

Karena overpronasi, jari kaki, termasuk jempol, berkontraksi ke arah belakang. Akibatnya, otot kaki dan jaringan yang menghubungkan tumit hingga jempol kaki, plantar fascia, menjadi lebih tegang. Tekanan yang berlebihan yang berulang-ulang pada plantar fascia menyebabkan peradangan. Pada penderita plantar fasciitis, mereka merasakan nyeri seperti ditusuk-tusuk pada bagian bawah kaki dekat tumit.

2. Mudah jatuh karena tersandung

Riset yang terbit pada Journal of Physical Therapy Science memaparkan, 1 jam memakai sepatu flat mampu menggeser distribusi tekanan kaki dari bagian depan ke belakang. Posisi pusat tekanan pada kaki yang bergeser dapat mengubah cara kaki menyeimbangkan tubuh saat berjalan. Sebab, titik pusat tekanan tersebut berfungsi sebagai penentu kemampuan keseimbangan.

Jika distribusi tekanan pada kaki berpindah, titik pusat tekanan ikut berubah. Hal ini mampu membuat tubuh tidak seimbang. Efeknya, tubuh pun mudah terjatuh karena tersandung.

3. Postur tubuh berubah

Penelitian dalam jurnal Acta Ortopedica Brasileira menemukan, pengguna flat shoes yang telapak kakinya datar memiliki tulang belakang yang sangat melengkung ke depan. Kondisi tulang belakang ini disebut hiperlordosis. 

Hiperlordosis dapat membuat postur tubuh tampak membusung ke depan. Riset ini menerangkan, kaki berfungsi sebagai pengatur postur tubuh di saat posisi berdiri. Jika bentuk kaki tidak seperti seharusnya, postur tubuh pun menjadi tidak seimbang. Artinya, postur tubuh pun juga dipengaruhi oleh bentuk kaki.

SEHATQ






8 Bahan Smoothie Kaya Protein untuk Melawan Peradangan

1 hari lalu

8 Bahan Smoothie Kaya Protein untuk Melawan Peradangan

Protein diperlukan untuk pertumbuhan dan perbaikan otot, mengoksidasi tubuh dan membuat enzim yang mencerna makanan juga melawan peradangan


Mengenali Gejala Epiglotitis Infeksi Tulang Rawan Belakang Lidah

4 hari lalu

Mengenali Gejala Epiglotitis Infeksi Tulang Rawan Belakang Lidah

Tulang rawan belakang lidah sangat tipis yang menutup pangkal tenggorok sewaktu menelan


Penyebab Laringitis, Peradangan Saluran Pernapasan tempat Pita Suara

4 hari lalu

Penyebab Laringitis, Peradangan Saluran Pernapasan tempat Pita Suara

Laringitis terbagi menjadi dua tipe, yaitu akut dan kronis


Alasan Malam Hari Waktu Terbaik Beli Sepatu, Terutama untuk Penderita Diabetes

5 hari lalu

Alasan Malam Hari Waktu Terbaik Beli Sepatu, Terutama untuk Penderita Diabetes

Penderita diabetes disarankan memakai sepatu yang lapang dan bernapas.


Gibran Gandeng UMKM Aerostreet Luncurkan Sepatu Berdesain Batik pada 2 Oktober 2022

5 hari lalu

Gibran Gandeng UMKM Aerostreet Luncurkan Sepatu Berdesain Batik pada 2 Oktober 2022

Gibran Rakabuming Raka menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM Aerostreet untuk meluncurkan sepatu berdesain batik.


Problem Usus Besar: Mengenal Divertikulitis dan Beberapa Gejalanya

10 hari lalu

Problem Usus Besar: Mengenal Divertikulitis dan Beberapa Gejalanya

Divertikula adalah kantong-kantong kecil yang menonjol yang terbentuk di sepanjang saluran pencernaan, terutama dinding bagian dalam usus besar.


5 Cara Meredakan Gejala Radang Kelopak Mata atau Blefaritis

11 hari lalu

5 Cara Meredakan Gejala Radang Kelopak Mata atau Blefaritis

Blefaritis menyebabkan iritasi dan kemerahan mata


Beragam Gejala Peradangan Kelopak Mata atau Blefaritis

11 hari lalu

Beragam Gejala Peradangan Kelopak Mata atau Blefaritis

Blefaritis atau peradangan kelopak mata juga tersebab sejenis bakteri yang hidup di kulit


Mengenal Kolangitis, Peradangan Saluran Empedu

12 hari lalu

Mengenal Kolangitis, Peradangan Saluran Empedu

Ketika saluran empedu mengalami peradangan, empedu dapat mengalir kembali ke hati. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan hati dan masalah lainnya.


Asal-usul Bentuk Swoosh Logo Nike

13 hari lalu

Asal-usul Bentuk Swoosh Logo Nike

Nike memiliki logo berbentuk centang, yang dikenal sebagai Swoosh