Gaya Ratu Elizabeth Pertama Kali Keluar Istana, Mantel Merah Muda tanpa Masker

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratu Elizabeth mengunjungi Defence Science and Technology Laboratory pada Kamis, 15 Oktober 2020. Kunjungan ini adalah yang pertama bagi Ratu sejak Inggris memberlakukan lockdown karena pandemi Covid-19. (Instagram/@theroyalfamily)

    Ratu Elizabeth mengunjungi Defence Science and Technology Laboratory pada Kamis, 15 Oktober 2020. Kunjungan ini adalah yang pertama bagi Ratu sejak Inggris memberlakukan lockdown karena pandemi Covid-19. (Instagram/@theroyalfamily)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratu Elizabeth muncul di hadapan publik untuk pertama kalinya sejak Inggris lockdown karena pandemi Covid-19 pada Maret 2020. 

    Bersama Pangeran William, Ratu Elizabeth mengunjungi laboratorium tingkat atas di
    Salisbury pada Kamis, 15 Oktober 2020. Dia mengenakan mantel merah muda dari Stewart Parvin dengan topi yang serasi oleh Rachel Trevor Morgan.

    Perempuan 94 tahun itu menarik perhatian karena tidak mengenakan masker saat bertemu dengan orang banyak.

    Tidak ada yang memakai penutup wajah selama kunjungan itu, termasuk Pangeran William, yang pada kunjungan terdahulu terlihat memakainya.

    Sumber Kerajaan Inggris mengatakan bahwa meski tak memakai masker, semua pedoman COVID-19 yang relevan diikuti selama kunjungan di Defence Science and Technology Laboratory (DSTL) itu. Selain jarak sosial yang dipraktikkan dan dilakukan di luar ruangan, semua yang bertemu Ratu dan cucunya dinyatakan negatif terkena virus setelah melalui tes.

    "Nasihat khusus telah diminta dari rumah tangga medis dan pihak terkait, dan semua tindakan pencegahan yang diperlukan telah diambil, bekerja sama dengan DSTL," kata juru bicara Istana Buckingham.

    Pemerintah Inggris mendorong penggunaan masker wajah di sebagian besar lingkungan dalam ruangan, termasuk saat kesulitan menerapkan jarak sosial. Mereka yang tidak mematuhi pedoman dapat menerima denda.

    Sebanyak 48 orang yang melakukan kontak dekat dengan keluarga kerajaan telah diuji Covid-19 oleh DSTL. Area itu juga telah dipagari untuk menjaganya tetap aman. Staf diatur dalam kelompok-kelompok kecil, dan kepala eksekutif Gary Aitkenhead memimpin Ratu berkeliling untuk menemui staf.

    Pada Maret, Ratu Elizabeth meninggalkan Istana Buckingham di London untuk mengisolasi diri di Kastil Windsor bersama suaminya Pangeran Philip, 99. Sejak saat itu, dia hanya melakukan dua acara kerajaan: perayaan Trooping the Color yang diperkecil pada bulan Juni dan gelar ksatria penggalangan dana Sir Tom Moore, keduanya di dalam ruangan tertutup.

    Ratu juga menghadiri pernikahan cucu Putri Beatrice pada Juli dengan Edoardo Mapelli Mozzi, setelah rencana awal Mei yang tertunda karena pandemi. Hanya ada sekitar 20 teman dekat dan anggota keluarga yang hadir

    Ratu dan Pangeran Philip menghabiskan waktu di Balmoral di Skotlandia selama musim panas sebelum menuju ke perkebunan Sandringham. Awal bulan ini, Ratu kembali sendirian ke Kastil Windsor, dengan rencana untuk kembali ke Istana Buckingham di London untuk audiensi dan pertemuan terbatas.

    Ratu Elizabeth dan Pangeran William juga berbicara dengan para ilmuwan yang memberikan dukungan penting untuk tanggapan Inggris terhadap pandemi virus corona, bekerja di bidang penelitian analitik, dan mengerahkan ahli mikrobiologi ke rumah sakit NHS untuk meningkatkan kapasitas pengujian.

    Sumber kerajaan mengatakan bahwa kunjungan itu awalnya dijadwalkan berlangsung pada April tetapi ditunda karena pandemi COVID-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggunaan Masker Bagi Sebagian Orang Bisa Menimbulkan Jerawat

    Saat pandemi seperti sekarang ini penggunaan masker adalah hal yang wajib dilakukan.