Selain Fokus pada Karier, Ini Alasan Pasangan Belum Mau Punya Anak setelah Nikah

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita memberikan dukungan untuk pasangannya. Freepik.com/Wayhomestudio

    Ilustrasi wanita memberikan dukungan untuk pasangannya. Freepik.com/Wayhomestudio

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan yang baru menikah biasanya memimpikan punya anak. Namun terkadang, ada pula yang belum siap untuk menjadi seorang ayah ataupun ibu meski sudah menikah. 

    Ada banyak faktor mengapa pasangan pengantin baru menunda untuk memiliki anak. Berikut di antaranya seperti dilansir dari Bolde, Selasa, 13 Oktober 2020. 

    1. Ingin fokus pada karir

    Penting bagi sebagian orang merasa puas dalam karier sebelum hamil atau punya anak. Mereka memperoleh banyak pengalaman profesional dalam peran ini dan menghabiskan waktu untuk mengeksplorasi lebih banyak peluang bagi diri di dalam perusahaan.

    ADVERTISEMENT

    2. Menikmati kehidupan pascapernikahan

    Banyak yang menghabiskan setahun sebelumnya untuk merencanakan pernikahan dan bulan madu. Jadi, begitu menikah, mereka hanya ingin menikmati hidup baru sebagai suami dan istri. Mereka masih melakukan semua hal yang seperti saat bertunangan. Berkencan malam, mengunjungi keluarga, berlibur, menjelajahi sekitar kota, rasanya jauh lebih ajaib begitu menikah.

    3. Ingin mendapatkan rumah sesuai selera

    Jelang pernikahan banyak orang yang membeli rumah untuk nantinya hidup bersama. Setelah pernikahan, ada lebih banyak renovasi rumah yang ingin dikejar untuk mendapatkan suasana rumah impian.

    4. Menambah rekening tabungan

    Pernikahan itu mahal dan begitu pula bayi. Pernikahan dan bulan madu sedikit mengempiskan rekening tabungan pasutri baru. Oleh karena itu, mengembalikannya ke angka yang membuat mereka nyaman sebelum berbicara tentang hamil.

    5. Meningkatkan kepercayaan diri

    Pasangan suami istri atau pasutri baru mungkin sering beradu argumen di awal pernikahan. Namun seiring waktu mereka akan menyadari betapa mereka saling melengkapi. Kita bisa meningkatkan kepercayaan diri satu sama lain, atau bisa menghancurkannya. Kita bisa memperlakukan satu sama lain dengan hormat dan bermartabat, atau kita bisa mengabaikan satu sama lain. Pernikahan menjadi hal terpenting bagi setiap pasangan, yang dengan cepat mengajarkan banyak hal tentang cinta dan kehidupan.

    6. Belum merasa siap

    Banyak pasangan yang belum merasa siap menjadi orang tua. Ada yang selalu berbicara tentang memiliki anak dan seperti apa rasanya, tetapi jika bertanya dengan serius pada diri sendiri apakah siap, ternyata belum.

    7. Ingin menikmati perjalanan

    Tentu saja, mungkin untuk bepergian setelah Anda menjadi orang tua, menjadi lebih sulit karena waktu, dana, dan hanya ingin berada di dekat anak-anak. Tetapi banyak pasutri yang ingin menikmati perjalanan mereka berdua saja layaknya pasangan yang baru berkencan.

    8. Mencari yang kurang dalam berkarir

    Akhirnya, sebagian orang menyadari sudah waktunya untuk mencari peluang profesional setelah menikah. Menempati posisi di puncak karir sebelum memiliki seorang anak menjadi prestasi bagi sebagian orang. Pasalnya ketika memiliki anak, untuk mencapai puncak karir tersebut akan terasa sulit.

    9. Pengeluaran rutin

    Memiliki anak pasti ada saja biaya yang harus dikeluarkan. Menjadi masalah jika penghasilan yang didapatkan orang tua terbilang minim. Oleh karena itu banyak pasangan yang berupaya mengumpulkan uang terlebih dahulu sebelum nantinya memiliki anak.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.