Kareena Kapoor Ngidam Makanan Pahit saat Hamil, Tak Suka Ditambah Gula

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kareena Kapoor Khan. Instagram.com/@kareenakpoorkhan

    Kareena Kapoor Khan. Instagram.com/@kareenakpoorkhan

    TEMPO.CO, JakartaKareena Kapoor Khan tengah hamil anak kedua di usia 40 tahun. Seperti ketika hamil anak pertama, Taimur, 3, dia juga selalu menjaga makannya. Ia memilih hanya mengonsumsi makanan sehat yang kaya nutrisi, kebanyakan berupa sayur-sayuran. 

    Kembali pada saat hamil pertama, Kareena memiliki kecenderungan ngidam yang berbeda. Wanita hamil biasanya ngidam makanan asam, tapi Kareena Kapoor justru mencari makanan pahit.

    “Saya selalu ngidam pare, sangat... sangat berbeda. Saya sangat suka rasanya, saya menikmati rasanya,” kata dia dalam sebuah wawancara lama yang dikutip Times of India, Sabtu, 10 Oktober 2020.

    Banyak yang menyarankan agar dia menambahkan gula supaya rasa pahitnya hilang. Dia lalu mencobanya, tapi ternyata tidak suka rasanya.

    ADVERTISEMENT

    “Saya suka karena rasanya pahit dan menyengat. Itu saya nikmati. Dan itu sangat kaya zat besi, dan memiliki banyak manfaat di dalamnya. Saya menikmati semua sayuran,” kata dia.

    Pare memang dikenal sebagai salah satu sayuran paling sehat, tapi tidak populer untuk ibu hamil. Tapi itu tak selalu berarti buruk.

    Mengidam muncul ketika hormon bekerja dan menunjukkan kebutuhan yang semakin besar untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Ngidam juga dapat mempengaruhi indra penciuman dan perasa. Itulah alasan yang sama mengapa makanan tertentu bisa disukai oleh satu wanita tetapi bisa membuat ibu hamil lainnya mual.

    Meskipun terdengar tidak menggugah selera, makanan pahit bisa menjadi cara tubuh untuk bertindak atas gangguan hormonal, mengontrol kolesterol, atau membantu memperlambat proses pencernaan. Sama saja ketika Anda ngidam makanan dengan rasa lain seperti asam atau manis.

    Terkadang, tiba-tiba ngidam makanan pahit juga bisa berarti cara alami tubuh untuk menyeimbangkan rasa makanan manis berlebih yang mungkin Anda alami, di bulan-bulan awal kehamilan.

    Selain itu, makan termasuk sayuran hijau dan makanan pahit seperti pare, juga menyediakan banyak nutrisi dan mineral yang dibutuhkan untuk bayi yang sedang tumbuh.

    Pare mengandung antioksidan, vitamin, dan mineral yang kaya, yang bisa mengatasi masalah kesehatan, seperti menurunkan kadar gula darah yang meningkat. Makanan pahit lainnya seperti sayuran berdaun hijau juga mengandung vitamin seperti A, B, C dan K dan membantu sekresi empedu. Produksi empedu yang baik mendukung kesehatan hati dan menjauhkan racun.

    Namun, apakah aman untuk ibu hamil? Meski menyehatkan, pilihan paling amannya adalah mengonsumsi dalam jumlah sedang. Untuk kehamilan yang sehat, ibu hamil juga bergantung pada berbagai buah-buahan, sayur-sayuran, unggas, kacang-kacangan dan biji-bijian, tidak hanya bergantung pada satu makanan.

    Makanan pahit, termasuk pare, paling bermanfaat bila dikonsumsi dalam jumlah sedikit. Penelitian lain menunjukkan bahwa wanita mungkin menderita favism atau kekurangan enzim glucose-6-phosphate dehydrogenase (G6PD), jika pare dikonsumsi secara berlebihan. Bahkan bisa menyebabkan kekurangan zat besi dan merusak sel darah merah yang baik dalam tubuh sehingga menyebabkan anemia.

    Oleh karena itu, sebaiknya berkonsultasi dengan ahli gizi terlebih dahulu untuk mengetahui dampak ngidam saat hamil.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?