Meghan Markle Mengaku Alami Kekerasan Mental karena Menikahi Pangeran Harry

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran Harry dan Duchess of Sussex Meghan Markle berbincang saat menghadiri Commonwealth Service di London, Inggris, 8 Maret 2020. REUTERS/Henry Nicholls

    Pangeran Harry dan Duchess of Sussex Meghan Markle berbincang saat menghadiri Commonwealth Service di London, Inggris, 8 Maret 2020. REUTERS/Henry Nicholls

    TEMPO.CO, JakartaMeghan Markle mengungkap kekerasan online yang dia alami saat menikah dengan keluarga kerajaan. Pelecehan itu sempat mengganggunya secara mental dan emosional.

    The Duchess of Sussex membicarakan hal tersebut di podcast Teenager Therapy, dipandu oleh lima senior di sekolah menengah Anaheim, California. Bersama Pangeran Harry, dia membahas dampak yang ditimbulkan media sosial terhadap kesehatan mental.

    Meghan mengatakan media sosial bermanfaat membuat orang-orang terhubung, tapi di sisi lain itu juga membuat orang putus hubungan.

    "Saya bisa berbicara secara pribadi juga, saya diberitahu bahwa pada 2019 saya adalah orang yang paling dianiaya di seluruh dunia, pria atau wanita."

    ADVERTISEMENT

    Aaat itu Meghan mengandung putranya, Archie. “Sekarang, 8 bulan itu saya bahkan tidak terlihat - saya sedang cuti melahirkan atau dengan seorang bayi. Tapi apa yang bisa dibuat dan diaduk, hampir tidak bisa dipertahankan."

    "Saya tidak peduli apakah Anda berusia 15 atau 25 tahun, jika orang mengatakan hal-hal yang tidak benar tentang Anda, hal itu mempengaruhi kesehatan mental dan emosional Anda begitu merusak," kata Meghan.

    Meghan dan Harry muncul di podcast untuk Hari Kesehatan Mental Sedunia pada Sabtu, 10 Oktober. Dia mengatakan bahwa sebagian dari apa yang diharapkan pasangan itu capai melalui advokasi mereka adalah untuk menekankan bahwa semua orang tahu bagaimana rasanya jika perasaan sedang terluka.

    Bincang-bincang itu direkam awal pekan ini di lokasi syuting dengan menerapkan protokol pandemi virus corona (termasuk masker) di Montecito, California, lokasi rumah baru Meghan dan Pangeran Harry.

    “Kerentanan bukanlah kelemahan, menunjukkan kerentanan di dunia saat ini khususnya adalah kekuatan,” kata Harry, Duke of Sussex. “Semakin banyak kita membicarakannya, semakin menjadi normal, dan itu normal.”

    Dalam diskusi tersebut, Meghan juga menyebutkan bahwa dia tidak baik-baik saja ketika ditanya oleh wartawan ITV Tom Bradby bagaimana keadaannya setelah kelahiran Archie.

    "Saya lelah," katanya tentang wawancara, yang berlangsung selama tur pasangan itu di Afrika Selatan. "Aku baru saja akan memandikan Archie. Aku kelelahan."

    “Dia masih menyusui saat itu,” tambah Harry, ketika Megan menjelaskan bahwa meskipun kebanyakan orang tidak menyadarinya, di setiap acara resmi yang mereka hadiri, mereka berlari kembali untuk memastikan Archie diberi makan dengan baik.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.