Perbedaan Virgin Coconut Oil dengan Minyak Kelapa Biasa

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minyak kelapa. Freepik.com

    Ilustrasi minyak kelapa. Freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO) dan minyak kelapa biasa sering kali dianggap sama. Meskipun terlihat dan terdengar mirip, sebenarnya dua minyak dari buah kelapa ini berbeda. 

    Minyak kelapa murni menjaga kebaikan santan dan tidak membiarkannya dirusak oleh proses pemanasan yang dilakukan minyak kelapa biasa. Hal ini dimungkinkan melalui teknologi proses dingin, sehingga proses ekstraksi santan tidak perlu pemanas untuk memastikan kebaikan alaminya tetap utuh.

    Dilansir dari Times of India, Jumat, 9 Oktober 2020, virgin coconut oil membantu fungsi sistem tiroid dan endokrin yang sehat, dan meningkatkan laju metabolisme tubuh sehingga bisa membantu mengurangi berat badan.

    Antioksidan yang ada dalam minyak kelapa murni mengurangi peradangan dan Medium Chained Fatty Acid (MCFA) minyak kelapa tidak membutuhkan enzim pankreas untuk dipecah, jadi mengonsumsi minyak kelapa organik meredakan ketegangan pada pankreas.

    ADVERTISEMENT

    Minyak kelapa murni juga dapat melembapkan dan menutrisi kulit kepala dengan protein esensial dan memperbaiki kerusakan sehingga memberikan kilau alami pada rambut.

    Kandungan vitamin E-nya tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk pembersih wajah, pelembap, dan tabir surya, tetapi juga dapat mengobati banyak gangguan kulit seperti eksim dan ketombe.

    MCFA dalam minyak kelapa murni mempercepat metabolisme, yang meningkatkan energi dan menstimulasi fungsi tiroid. Kandungan asam laurat yang tinggi dalam virgin coconut oil juga membantu jantung dengan menurunkan kolesterol total dan meningkatkan kolesterol baik.

    Berikut ini perbedaan minyak kelapa murni dengan minyak kelapa biasa.

    1. Metode ekstraksi

    Minyak kelapa biasa terbuat dari sari kelapa kering yang disebut kopra. Kopra ditekan, minyak yang diekstraksi dimurnikan, dihilangkan warna, dan diputihkan. Proses ini membuatnya cocok untuk dikonsumsi tetapi bisa menghilangkan banyak nilai alaminya.

    Sementara, minyak kelapa murni atau VCO diekstraksi dari santan segar menggunakan proses dingin yang menjaga semua unsur alami, aroma, dan antioksidan dari minyak tersebut.

    2. Komposisi

    Kandungan energi minyak kelapa murni dan minyak kelapa biasa sama saja. Namun, karena minyak kelapa biasa dihidrogenasi, mungkin mengandung sedikit lemak trans. Tetapi minyak kelapa murni kaya akan asam lemak rantai menengah, memiliki kolesterol baik dan asam lemak trans.

    3. Penampilan

    Meskipun terlihat serupa, minyak kelapa biasa terlihat lebih berwarna. Selain itu, minyak kelapa murni tidak terlalu berminyak dan viskositasnya lebih ringan.

    4. Kemurnian

    Minyak kelapa murni diekstraksi dari santan, memiliki aroma dan rasa yang lebih baik dibandingkan dengan yang biasa. Selain itu, minyak kelapa murni memiliki aroma dan rasa kelapa tropis yang lezat.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.