5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Perawatan Rambut DIY

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi masker rambut atau hair mask. Garnier.com

    Ilustrasi masker rambut atau hair mask. Garnier.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Masa pandemi corona telah memengaruhi banyak orang untuk memotong rambut mereka sendiri, menggunakan masker rambut DIY, minyak, dan banyak lagi. Tetapi sebelum Anda mulai menggunakan perawatan rambut DIY atau Do It Yourself, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

    Bahkan beberapa bahan kandungan dapat bisa menjadi sangat salah dan merusak kulit kepala dan rambut Anda. Melansir laman Times of India, berikut ini beberapa kesalahan yang harus dihindari saat menggunakan perawatan rambut yang diramu sendiri di rumah. 

    1. Tidak melakukan uji tempel

    Satu aturan sangat penting yang harus diperhatikan ketika Anda mencoba sesuatu yang baru untuk kulit dan rambut Anda adalah selalu menguji bahan-bahan baru pada sebagian kecil kulit atau rambut Anda. Saran ini juga berlaku untuk semua jenis bahan alami yang mungkin ingin Anda gunakan. Mungkin ternyata Anda alergi terhadap sesuatu yang belum Anda ketahui. Jadi selalu pilih untuk melakukan uji tempel terlebih dahulu. 

    ADVERTISEMENT

    2. Tidak mengencerkan bahan dengan kandungan yang kuat 

    Minyak pohon teh. minyak esensial dan cuka sari apel adalah komponen yang sangat populer untuk masker rambut yang bagus. Tetapi Anda perlu mencairkannya dengan benar. Jika tidak, bahan-bahan tersebut akan menyebabkan luka bakar, iritasi dan juga rambut rontok. Jadi pastikan Anda selalu membaca sedikit tentang cara mengencerkan bahan yang kuat.

    3. Bahan yang tidak sesuai untuk jenis rambut

    Saat Anda ingin menggunakan bahan alami untuk perawatan rambut, Anda harus teliti dengan jenis rambut dan jenis bahan yang cocok untuk Anda. Mungkin bahan yang Anda gunakan untuk masker rambut buatan sendiri bahkan tidak cocok untuk sebagian besar jenis rambut. Anda membuang-buang waktu dan merusak rambut Anda karena tidak mengetahui fakta-fakta ini. Jadi bantulah diri Anda sendiri dan teliti lebih banyak tentang jenis rambut Anda dan bahan-bahan yang ingin Anda gunakan.

    4. Menggunakan pijatan yang berlebihan 

    Pijat kulit kepala yang merangsang harus dibatasi hanya sekali atau dua kali seminggu. Ini meningkatkan sirkulasi darah Anda dan menghasilkan rambut yang kuat dan sehat. Namun jika Anda terlalu agresif dengan pijatan Anda, maka akan mengakibatkan rambut rontok. Pijatan lembut melibatkan lebih banyak rangsangan daripada hanya menggosok dan tidak boleh berlangsung lebih dari 5-10 menit.

    5. Tidak memperhatikan jenis rambut

    Meminyaki rambut adalah ide yang sangat bagus. Namun Anda perlu memahami jenis rambut Anda terlebih dahulu. Jika Anda memiliki kulit kepala berminyak, rambut Anda tidak membutuhkan minyak ekstra karena akan menyumbat pori-pori. Jika Anda memiliki kulit kepala yang kering, Anda dapat menggunakan minyak secukupnya dan jangan sampai sulit untuk menghilangkannya di kemudian hari. Keramas berlebihan dan gesekan terus-menerus dapat menyebabkan rambut rontok dan kualitas rambut rusak.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...