7 Manfaat Minyak Ikan untuk Menurunkan Risiko Asma Anak hingga Melindungi Mata

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi suplemen minyak ikan. crossfittherack.com

    Ilustrasi suplemen minyak ikan. crossfittherack.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Minyak ikan merupakan sumber asam lemak omega 3 eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA) yang sangat baik. Ada beragam manfaat minyak ikan untuk kesehatan. Tapi tentu saja sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan. 

    Minyak ikan memiliki efek pengencer darah, sehingga terlalu banyak dapat meningkatkan risiko pendarahan, terutama jika dikombinasikan dengan pengencer darah lainnya, seperti aspirin, atau suplemen vitamin E, bawang putih, jahe, ginseng, ginkgo, dan kunyit. Minyak ikan juga dapat berinteraksi dengan beberapa obat resep, jadi pastikan untuk mendiskusikannya dengan dokter Anda sebelum mulai mengkonsumsinya. 

    Tanyakan kepada dokter Anda atau ahli diet terdaftar apakah mengonsumsi minyak ikan sesuai untuk Anda. Beberapa ahli merekomendasikan untuk memilih suplemen yang memberikan kombinasi 1.000 mg DHA dan EPA setiap hari. Melansir laman Health berikut ini manfaat minyak ikan untuk kesehatan

    Manfaat minyak ikan untuk kesehatan 

    1. Minyak ikan bisa melawan peradangan kronis
    Minyak yang diekstrak dari ikan berlemak seperti sarden, teri, dan mackerel menyediakan dua jenis asam lemak omega-3 — asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA) —yang diketahui membantu menurunkan peradangan, dan secara umum memperbaiki kondisi peradangan dalam tubuh. Karena peradangan kronis tingkat rendah dikaitkan dengan penuaan dini dan sejumlah penyakit, omega-3 yang diturunkan dari ikan dapat menawarkan spektrum perlindungan kesehatan yang luas.

    ADVERTISEMENT

    2. Melindungi jantung
    Minyak ikan telah terbukti membantu meningkatkan kolesterol HDL "baik", menurunkan trigliserida (atau lemak darah), menurunkan tekanan darah, mencegah pembentukan plak di arteri, dan mencegah pengerasan arteri. Untuk semua alasan ini, para ahli yakin minyak ikan dapat mendukung kesehatan jantung Anda. Memang, meta-analisis September 2019 yang diterbitkan dalam jurnal JAHA menyimpulkan bahwa omega-3 yang diturunkan dari laut menurunkan risiko serangan jantung dan kematian akibat penyakit jantung.

    3. Minyak ikan dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang
    Dalam pola makan khas Amerika, adalah umum untuk mengonsumsi jauh lebih banyak asam lemak omega-6 — yang ditemukan dalam minyak nabati, seperti minyak jagung dan bunga matahari — daripada asam lemak omega-3, terutama DHA dan EPA. Ketidakseimbangan tersebut telah diimplikasikan sebagai penyebab kepadatan tulang yang rendah baik pada pria maupun wanita. Tetapi kabar baiknya adalah bahwa orang dewasa yang lebih tua dengan asupan omega-3 yang lebih tinggi telah terbukti mempertahankan kepadatan tulang yang lebih besar, menjadikan minyak ikan sebagai mediator potensial untuk pengeroposan tulang terkait usia.

    4. Mendukung kesehatan mata
    Meskipun hasil studi beragam, beberapa penelitian menunjukkan bahwa minyak ikan dapat membantu menurunkan risiko degenerasi makula terkait usia. Kondisi ini, yang menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia, mengakibatkan hilangnya atau distorsi bidang penglihatan utama.

    5. Minyak ikan dapat menurunkan risiko asma pada anak
    Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi minyak ikan selama kehamilan dapat membantu mengurangi risiko asma pada anak. Dan satu studi kecil menemukan bahwa mengonsumsi minyak ikan selama kehamilan mengurangi alergi bayi. Namun, penting untuk diperhatikan bahwa jika Anda mengharapkan, Anda tidak boleh mengonsumsi minyak ikan sendiri. Pastikan untuk berbicara dengan dokter Anda tentang apakah itu sesuai, dan jika ya, dosis dan bentuk yang tepat.

    6. Bahkan mungkin membuat otak Anda tetap tajam
    Dalam sebuah penelitian, minyak ikan meningkatkan kinerja kognitif pada orang dewasa sehat antara usia 51 dan 72 hanya dalam lima minggu, dibandingkan dengan efek plasebo. Penelitian juga menghubungkan kadar omega-3 dalam darah yang lebih tinggi dengan risiko depresi dan kecemasan yang lebih rendah. Terlebih lagi, bila digunakan sebagai tambahan untuk terapi antidepresan standar, suplementasi minyak ikan bermanfaat dalam pengobatan depresi dibandingkan dengan plasebo.

    7. Dan membantu Anda tetap bugar secara fisik
    Beberapa penelitian telah mengaitkan omega-3 dengan kehilangan lemak. Dan tambahan minyak ikan juga telah terbukti memperlambat penurunan normal pada massa dan fungsi otot pada pria dan wanita antara 60 dan 85. Lemak baik jika minyak ikan juga membantu untuk merangsang pertumbuhan protein otot, dan meningkatkan massa otot, bahkan pada lansia yang menetap. orang dewasa, dan mendukung peningkatan kekuatan otot yang diinduksi oleh pelatihan ketahanan. Penelitian lain menunjukkan bahwa minyak ikan mungkin juga memiliki efek tidak langsung pada pengelolaan berat badan, dengan merangsang area di otak yang mengontrol asupan makanan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?